Sabtu, Mei 30, 2026

Bidik Timur Tengah, Pertamina Drilling dan Halliburton Perkuat Kolaborasi Bisnis

Must Read

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan PT Halliburton Indonesia memperluas kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang membuka peluang kolaborasi pada berbagai proyek energi, termasuk proyek migas di luar negeri. Salah satu fokus pembahasan kedua perusahaan adalah potensi keterlibatan dalam proyek West Qurna Block di Irak.

Kesepakatan yang ditandatangani di Tangerang pada Jumat (22/5) tersebut menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk mengembangkan bisnis jasa penunjang pengeboran minyak dan gas bumi, panas bumi, serta migas nonkonvensional di pasar domestik dan internasional.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisi di pasar global melalui kolaborasi dengan perusahaan jasa energi internasional.

“Kerja sama ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling untuk terus memperkuat kapabilitas dan memperluas ekspansi bisnis internasional. Kami melihat peluang besar dalam pengembangan proyek migas, geothermal, maupun migas nonkonvensional, termasuk potensi kerja sama di kawasan Timur Tengah,” ujar Avep.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan menjajaki berbagai layanan penunjang industri energi, mulai dari rig services, project management, fracturing services, directional drilling, measurement while drilling (MWD), logging while drilling (LWD), hingga layanan cementing dan wellhead equipment.

Pembahasan mengenai proyek West Qurna Block menjadi salah satu agenda utama dalam kerja sama itu. Halliburton membuka peluang bagi Pertamina Drilling untuk mendukung sejumlah layanan operasional seperti fishing services, centrifuge services, coring services, dan casing running services.

Pertamina Drilling menyatakan kesiapan untuk mendukung kebutuhan proyek melalui penyediaan layanan teknis, personel, serta dukungan operasional lainnya. Kedua perusahaan juga akan melanjutkan diskusi lebih rinci terkait kebutuhan teknis, ruang lingkup pekerjaan, hingga skema komersial yang akan diterapkan dalam proyek tersebut.

Presiden Direktur Halliburton Indonesia Ankush Bhalla menilai pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki Pertamina Drilling dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung proyek-proyek energi berskala internasional.

“Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Ankush.

Selain membuka peluang bisnis baru, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong transfer teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor jasa pengeboran nasional. Langkah ini juga dinilai sejalan dengan upaya memperkuat daya saing perusahaan Indonesia di tengah meningkatnya aktivitas eksplorasi dan produksi energi di berbagai kawasan dunia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Telkom Kantongi Pendapatan Rp37,2 Triliun pada Kuartal I 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja yang relatif solid pada kuartal I 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img