Jumat, Maret 6, 2026

Indosat Bakal Lunasi Pokok Obligasi Indosat VIII Tahun 2012 Seri B Senilai Rp1,5 triliun

Must Read

Moneter
PT Indosat Tbk. (ISAT) berencana melunasi pokok Obligasi Indosat VIII Tahun
2012 Seri B senilai Rp1,5 triliun pada 27 Juni 2022. Emiten telekomunikasi ini menggunakan
fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan untuk melakukan pelunasan.

“Perseroan telah menyiapkan dana untuk pelunasan
obligasi senilai Rp1,5 triliun dari pinjaman perbankan” kata Corporate Secretary Indosat, Billy
Nikolas Simanjuntak, Senin (14/3/2022).

Kata Billy, per 31 Desember 2021, perseroan memiliki
fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan senilai Rp5,7 triliun. Artinya,
masih cukup dana untuk pelunasan obligasi jatuh tempo.

Baca
juga:
 Gunakan Fasilitas Pinjaman Belum Terpakai, Indosat Akan
Lunasi Obligasi dan Sukuk Ijarah Senilai Rp 472 Miliar

Berdasarkan laporan keuangan periode tahun buku 2021, Indosat
tercatat memiliki utang obligasi jangka pendek senilai Rp4,5 triliun di akhir
Desember 2021. Obligasi tersebut terdiri dari Obligasi VIII Seri B senilai
Rp1,5 triliun yang jatuh tempo pada 27 Juni 2022, PUB III Tahap II Seri B
senilai Rp1,33 triliun yang jatuh tempo pada 23 Juli 2022.

Lalu, PUB II Tahap I Seri C Rp312 miliar jatuh tempo
31 Mei 2022, PUB II Tahap II Seri C Rp498 miliar jatuh tempo 9 September 2022,
dan PUB I Tahap II Seri D Rp337 miliar jatuh tempo 4 Juni 2022.

Kemudian PUB III Tahap I Seri B Rp408 miliar jatuh
tempo 5 Maret 2022, dan PUB I Tahap III Seri C jatuh tempo pada 8 Desember
2022.

Diketahui, ISAT juga memiliki pinjaman senilai Rp2,71
triliun dan sukuk Rp432,8 miliar yang harus dilunasi dalam jangka pendek.
Adapun pada akhir 2021, perseroan memiliki jumlah aset Rp63,3 triliun atau naik
1 persen dibandingkan akhir 2020 sebesar Rp62,7 triliun.

Rinciannya, jumlah aset lancar perseroan senilai
Rp11,4 triliun dan aset tidak lancar Rp51,8 triliun hingga akhir 2021. Jumlah
liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp53 triliun di 31 Desember 2021,
bertambah 6,5% dari Rp49,8 triliun di 31 Desember 2020. Sementara itu, jumlah
ekuitas Indosat turun 20,2% dari Rp12,9 triliun di akhir 2020, menjadi Rp10,3
triliun di akhir 2021.

Baca
juga:
Pendapatan Indosat naik 12,6 persen di kuartal I/2021

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

LPEI Catat Penyaluran PKE Rp13,5 Triliun pada 2025, Naik 85 Persen

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img