Selasa, Maret 3, 2026

Makin Banyak Emiten Melantai di Bursa, Fitur e-IPO Stockbit Siap Bantu Masyarakat

Must Read

MONETER
Pada tahun 2021 terdapat
total 54 emiten yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dengan nilai fund raised Rp62,61 triliun
. Angka ini merupakan nilai
penggalangan dana tertinggi sepanjang sejarah BEI.


Sampai Mei 2022, ada 21 emiten yang
bergerak di bidang industri teknologi, pertambangan, pertanian, perikanan, dan
lainnya yang melantai di Bursa.
“Ada
lebih dari 40 perusahaan yang tengah bersiap melakukan pencatatan saham di BEI
,” kata Direktur Penilaian
Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna

belum lama ini.


Menyikapi tren yang berkembang ini,
aplikasi investasi saham Stockbit sekali lagi menegaskan inovasi yang telah dihadirkan
untuk penggunanya, yakni fitur e-IPO. Fitur e-IPO memungkinkan pengguna
Stockbit, khususnya para investor ritel, untuk melihat daftar perusahaan yang
akan melakukan IPO serta meningkatkan kesempatan mereka dalam mendapatkan
alokasi penjatahan saham.


“Fitur e-IPO yang kami hadirkan merupakan
bagian dari upaya berkelanjutan Stockbit dalam membuka dan memperluas akses
masyarakat Indonesia terhadap pasar modal,” kata William, PR & Corporate Communication Lead Stockbit
disiaran persnya, Jumat (24/6/2022).

 

Baca juga: Fitur e-IPO Stockbit Mudahkan Pengguna Beli Saham
Perusahaan IPO, Termasuk $GOTO

 

William menjelaskan, fitur e-IPO ini
memudahkan para pengguna karena tidak mengharuskan mereka mengisi dokumen fisik
sama sekali. Dari segi proses, seluruh tahapan e-IPO dapat langsung dimonitor
di aplikasi Stockbit tanpa harus pindah aplikasi.


Beberapa keuntungan lain bagi pengguna
yang memesan saham dengan fitur e-IPO Stockbit adalah di antaranya tidak perlu
melakukan registrasi ulang, berkesempatan mendapatkan saham terlebih dahulu
sebelum perusahaan resmi menjual saham ke publik serta proses yang sederhana
karena disertai dengan instruksi yang mudah dimengerti, bahkan oleh investor
pemula yang tidak familiar dengan e-IPO.


“Sebelum adanya fitur e-IPO, investor
ritel memiliki akses yang terbatas untuk berpartisipasi dalam pemesanan saham
pasar perdana. Dengan adanya fitur ini, terbukti ada lebih banyak investor yang
bisa berpartisipasi pada sebuah penawaran umum. Ini merupakan hal yang sangat
positif bagi masyarakat Indonesia,” jelas William.


Mengenai fitur dan layanan unggulan lainnya
dalam aplikasi Stockbit, selain bermitra dengan Bank Central Asia (BCA) dan
Bank Jago dalam hal pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN), Stockbit juga telah
menghadirkan
tools analisis saham yang komprehensif (Stockbit Pro), fitur
Transfer Saham ke Stockbit Sekuritas, forum sosial untuk saling berdiskusi
antarpengguna (Stockbit Stream), Analyst Rating, Exercise Rights & Warrant,
Intraday Charts, dan
latihan
investasi saham dengan simulasi (Stockbit
Virtual Trading
).


Sementara itu, untuk memberikan kesempatan
bagi masyarakat Indonesia belajar saham dari nol secara profesional dari mentor
yang telah berpengalaman, Stockbit menghadirkan Stockbit Academy yang dapat
diakses secara gratis.


“Dalam waktu dekat, kami siap meluncurkan
fitur-fitur baru yang didasarkan pada aspek kemudahan, keamanan, dan edukasi
sehingga akan ada lebih banyak lagi masyarakat yang bisa berinvestasi di pasar
modal dengan cara-cara yang benar,” tutup William.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lebaran Jadi Titik Balik Finansial, Pencarian Rumah Melonjak Usai Hari Raya

Narasi mengenai tantangan Generasi Z dan Milenial dalam memiliki hunian pribadi kian mengemuka sebagai isu krusial. Kekhawatiran ini bukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img