Kamis, Oktober 15, 2026

Transfer Pakai BI-Fast, BNI Beri Cashback Biaya Admin 100 Persen

Must Read

MONETER –
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan cashback biaya admin 100 persen untuk nasabah yang melakukan
transfer melalui fitur Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fast) di BNI Mobile
Banking.


“Melalui program ini, BNI berharap semakin banyak
masyarakat yang paham dan menggunakan BI-Fast sebagai pilihan transaksi
transfer dana,” kata Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Sabtu (25/6/2022).


Susi mengatakan BNI sebagai lembaga keuangan yang
unggul, berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional dan memperkuat
ketahanan Sistem Pembayaran Ritel Nasional melalui optimalisasi pengiriman dana
menggunakan kanal BI-Fast untuk menjadi favorit pilihan nasabah setia BNI.


Susi mengatakan selama program ini berlangsung,
nasabah atau User BNI Mobile Banking yang melakukan transaksi Transfer melalui
BI-Fast BNI Mobile Banking akan memperoleh
cashback
biaya administrasi.


“Per Nasabah berhak mendapatkan cashback maksimal 4 kali selama periode program itu berjalan atau
maksimal Rp10.000. Kemudahan program ini dapat dinikmati Nasabah mulai dari tanggal
17 Juni-30 September 2022,” ucapnya.


Adapun kuota program transaksi BI-Fast yaitu untuk
1.000 nasabah pertama per hari yang melakukan transaksi BI-Fast. 
Jelas Susi, bahwa program tersebut merupakan wujud BNI
dalam mendukung reformasi digitalisasi infrastruktur sistem pembayaran (SP)
ritel oleh BI yang ke depan kian efisien, dalam bertransaksi ekonomi.


“Secara end-to-end
untuk nasabah, BNI siap mengakselerasi pembayaran yang lebih cepat, murah,
aman, dan andal tersebut melihat fitur BI-Fast yang digadang menjadi backbone
infrastruktur SP ritel masa depan,” ucapnya.


Adapun fitur BI-Fast merupakan salah satu inisiatif
yang menjadi bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 guna
mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.


Sebagai inisiatif nasional, BI-Fast merupakan game changer menyambut perkembangan
transaksi digital saat ini, termasuk untuk memfasilitasi transaksi
cross border ke depan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Dari Tapak ke Agenda Global: Hukum Rakyat sebagai Alternatif di Tengah Krisis Demokrasi dan Ekologis

Di tengah konflik agraria, krisis ekologis, dan persoalan pengakuan hak masyarakat adat, hukum yang dibentuk negara belum selalu mampu...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img