Rabu, Maret 4, 2026

Investasikan USD100 Juta, Linde Indonesia Siap Pasok Gas Industri ke Freeport Indonesia

Must Read

MONETER
– Perusahaan gas dan rekayasa industri global, Linde Indonesia siap menginvestasikan
senilai lebih dari 100 juta dollar AS guna menyediakan pasokan gas industri
dengan kemurnian tinggi untuk industri pertambangan PT Freeport Indonesia.


Kata President
Director
Linde Indonesia, Filipina dan Vietnam Vinayak Kembhavi, nilai
tersebut mencakup pembangunan, pengelolaan kepemilikan, dan pengoperasian unit
pemisahan udara (Air Separation Unit/ASU) untuk memasok gas oksigen dan
nitrogen kepada fasilitas pemurnian tembaga (smelter) di Manyar, Gresik, Jawa
Timur.


“Kami berbangga untuk dapat mendukung PT
Freeport Indonesia sejalan dengan prakarsa perusahaan dalam ekspansi kapasitas
produksi,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/7/2022).


Fasilitas smelter tembaga yang baru ini, merupakan
kawasan pemprosesan tembaga terbesar di dunia, nantinya akan melakukan
pemrosesan konsentrat yang diperoleh dari tambang Grasberg yang dikelola PT
Freeport Indonesia, salah satu cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia.


Fasilitas terbaru Linde di kawasan ini diharapkan
untuk dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2024 dan akan menjadi salah
satu unit pemisahan udara (ASU) terbesar di Indonesia.


Unit pemisahan udara yang baru akan hadir sebagai
sebuah fasilitas yang dirancang dan disesuaikan untuk dapat menjalankan
teknologi mutakhir yang menghadirkan efisiensi energi yang lebih baik secara
signifikan.


Gas oksigen tersebut digunakan pada pemurnian
konsentrat tembaga, salah satu dari rangkaian langkah awal dalam proses
produksi katoda tembaga. 
Katoda tembaga dipergunakan sebagai bahan mentah
pada berbagai sektor industri, termasuk manufaktur kawat, kabel dan tubing.


“Tembaga menjalankan peran penting dalam proses
elektrifikasi transportasi dan proses industrialisasi. Kami menyambut baik
untuk dapat bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dalam proyek terkemuka
ini,” kata Vinayak Kembhavi.


Dia menambahkan, proyek ini merupakan investasi
berskala besar ketiga dalam mendukung industri pemrosesan tembaga di Indonesia,
di mana baru-baru ini perusahaan telah mengumumkan ekspansi kapasitas produksi
gas oksigen di Gresik, Jawa Timur.


“Rekam jejak Linde telah dikenal lama
atas pasokan gas industri yang aman serta dapat diandalkan menjadikan
pertimbangan utama kami dalam menjalin kemitraan sejalan dengan prakarsa
ekspansi operasi perusahaan,” tambah 
Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Prince Poetiray & Quinn Salman Nyanyikan Perdana OST Na Willa Bersama Para Pemain

Lagu Original Soundtrack (OST) film Na Willa berjudul “Sikilku Iso Muni” untuk pertama kalinya diperdengarkan secara utuh di hadapan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img