Jumat, Maret 6, 2026

Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Sebesar Rp14,3 Triliun di Semester I/2022

Must Read

MONETERPT
Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) mencatat peningkatan pembiayaan
baru hingga 21 persen secara tahunan (yoy)
menjadi Rp14,3 triliun di semester I/2022.


Pembiayaan baru meningkat pada segmen mobil sebesar 38% yoy dan
sepeda motor sebesar 38% 
yoy dan 3% yoy di semester I/2022. Untuk pasar
segmen sepeda motor baru mengalami kenaikan sebesar 30 bps menjadi 9,2% dan
pangsa pasar mobil baru relatif stabil di 3,8%.


“Total piutang yang dikelola, termasuk porsi
pembiayaan bersama perusahaan dapat dipertahankan menjadi sebesar Rp41,1
triliun di semester I 2022,” kata Direktur Utama Adira Finance Made
Susila, Senin (1/8/2022).


Sementara, per Juni 2022, rasio gross NPL
konsolidasi Adira Finance membaik menjadi sebesar 2,0% jika dibandingkan
periode sama tahun lalu sebesar 3,2% yang didukung aktivitas ekonomi yang
berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen


Pendapatan bunga perusahaan meningkat sebesar 2%
secara tahunan menjadi Rp4,5 triliun, sementara beban bunga turun sekitar 6% 
yoy menjadi
Rp1,6 triliun, sejalan dengan penurunan jumlah pinjaman dan biaya bunga.


Karena itu, pendapatan bunga bersih Adira Finance
pun meningkat sebesar 7% 
yoy menjadi Rp2,9 triliun dan margin
bunga bersih meningkat dari 12,3% menjadi 14,4% di Juni 2022.


Beban operasional tercatat naik sekitar 3% secara
tahunan, sejalan dengan peningkatan pertumbuhan bisnis Perusahaan, sementara
 cost of credit terus
mengalami penurunan sebesar 36%
yoy
menjadi Rp525,8 miliar di Juni 2022.


“Sehingga Adira Finance membukukan laba bersih
meningkat sebesar 40% 
yoy menjadi Rp661 miliar,” katanya.


Baca
juga:
 Laba Adira Finance Naik 40 Persen atau Raup Rp661
Miliar


Hasilnya, return
on asset
(ROA) dan return on equity
(ROE) perusahaan masing-masing meningkat menjadi 5,4% dan 15,5%. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

LPEI Catat Penyaluran PKE Rp13,5 Triliun pada 2025, Naik 85 Persen

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img