Sabtu, Februari 28, 2026

Bank OCBC NISP Ajak Generasi Muda #BangkitSehatFinansial Bersama Layanan NYALA

Must Read

MONETER Bank OCBC NISP berkolaborasi dengan
Nielsen
meluncurkan OCBC NISP Financial Fitness Index 2022, sebuah riset
tahunan yang mengambarkan kondisi kesehatan finansial generasi muda Indonesia dengan
melihat sikap dan perilaku dalam pengelolaan finansial mereka.


Peluncuran OCBC NISP Financial Fitness Index 2022 mempertegas komitmen Bank OCBC NISP untuk mendukung
masyarakat Indonesia menuju #FinanciallyFit
.


Hasil
dari Financial Fitness Index 2022 menunjukkan sebanyak 42% generasi muda
Indonesia merasa percaya diri bahwa perencanaan finansial mereka saat ini akan
memberikan kesuksesan finansial
di masa depan. Sayangnya, terdapat perbedaan antara
apa yang mereka pikirkan dengan apa yang sebenarnya dilakukan.


Hal tersebut
dibuktikan dengan 80% dari mereka
tidak melakukan pencatatan
anggaran, dan hanya 26% yang memiliki dana darurat. Bahkan, hanya 9% dari
generasi muda yang telah memiliki produk investasi seperti reksadana, saham,
dan tabungan berjangka.Tambahan lagi, hanya 17% yang sudah memiliki pendapatan
pasif, 8% yang menggunakan uang sesuai anggaran dan hanya 22% yang benar-benar
paham mengenai
produk investasi yang
mereka miliki.


Chinni
Yanti Tjhin, Retail Proposition Division
Head
Bank OCBC NISP mengatakan
jumlah generasi muda yang menabung
dan berinvestasi secara terstruktur
sangat sedikit. Kondisi ini sangat
mengkhawatirkan, sebab memiliki kesadaran saja tidak cukup untuk mencapai
aspirasi keuangan.


Di usia produktif, saatnya kita memikirkan bagaimana
agar uang bekerja untuk diri kita (how money can works for us).
Salah satu caranya
adalah dengan segera mengambil sikap dengan
mulai mengubah cara menabung dan berinvestasi sehingga kita dapat mewujudkan
hal yang diimpikan dalam 5-10 tahun ke depan, seperti membeli rumah dan
memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak
, ucapnya disiaran persnya, Senin (15/8/2022).


Secara
keseluruhan, Financial Fitness Index 2022 menunjukkan bahwa skor Financial
Fitness Indonesia
naik menjadi
40.06 di tahun 2022, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 37.72. Meskipun
demikian, sebanyak 76% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan keuangan yang
perlu dibenahi, seperti mengeluarkan uang demi mengikuti gaya hidup
teman.


Sementara, Inggit Primadevi, Director Consumer Insights NielsenIQ Indonesia, menjelaskan, bahwa
anak muda yang memiliki produk
investasi seperti reksadana, saham, cryptocurrency, bertambah menjadi 9% di tahun ini, namun sayangnya secara umum,
78% menyatakan mereka tidak sepenuhnya memahami resiko dan manfaat
dari produk investasi.


Mereka cenderung
berinvestasi karena mengikuti tren di masyarakat dan menganggap investasi
adalah cara cepat untuk mendapatkan keuntungan yang besar
, paparnya.


“Konsep
transformasi menabung dan investasi tidak sekadar menyimpan uang, tetapi
bagaimana kita mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal melalui pemilihan
produk yang sesuai dengan 
pengetahuan
(risk appetite), profil risiko, dan
jangka waktu investasi. Tentunya, tanpa terlupakan, kita juga perlu
mempertimbangkan keabsahan lembaga keuangan yang harus diawasi oleh Otoritas
Jasa Keuangan (OJK),”
tambah Chinni.


Chinni
menambahkan, menjelang momen kemerdekaan Indonesia
yang ke-77
tahun 2022, kami ingin mengajak seluruh masyarakat
Indonesia khususnya generasi muda saat ini untuk #BangkitSehatFinansial dengan
menerapkan cara menabung dengan tepat.


“Tidak hanya sekadar melihat dan mengejar
jumlah keuntungan secara instan. Namun mulai menerapkan transformasi cara
menabung dengan mendiversifikasikan uang mereka ke beberapa instrumen keuangan,
seperti membagi tabungan dengan
deposito, tabungan berjangka, dan reksadana harian,”
kata Chinni lagi.


Amir Widjaya, Marketing & Lifestyle
Business Division Head
Bank OCBC NISP
menjelaskan, salah
satu solusi dari permasalahan finansial yang dihadapi masyarakat Indonesia,
khususnya generasi muda, NYALA OCBC NISP telah mempersiapkan solusi
check, choose dan cuan
untuk mendukung mereka mengambil langkah konkret meraih kondisi yang
#FinanciallyFit.


Caranya adalah dengan check Kesehatan
finansial di
web ruangmenyala,
choose kelas-kelas
edukasi serta produk perbankan dan investasi terbaik yang sesuai dengan
kebutuhanmu, dan mendapatkan
cuan dari
investasi tersebut dan tentunya dari benefit
bebas biaya transaksi dan program menarik lainnya
yang ditawarkan NYALA OCBC NISP,”
ungkap Amir.


Selain itu, jelas Amir, Bank
OCBC NISP juga telah mempersiapkan solusi pendampingan keuangan, mulai dari
NYALA Financial Fitness Coaches, Komunitas meNYALA, platform edukasi
ruangmenyala dan Financial Fitness Gym.


Menurutnya, layanan NYALA OCBC NISP terus
bertransformasi dalam memberikan benefit
untuk nasabah dengan konsep benefit
bertingkat mulai dari
level basic, fit, pro & master, nasabah
bisa mendapatkan benefit
berdasarkan total saldo gabungan setiap bulannya.


Layaknya
membership, semakin tinggi levelnya, nasabah
bisa mendapatkan semakin
banyak keuntungan setiap bulannya.
Tidak hanya benefit bebas bertransaksi seperti bebas biaya transfer ke bank
manapun dengan metode BI FAST dan transfer online, nasabah juga dapat merasakan
bebas biaya tarik tunai di ATM manapun, gratis biaya top up e-wallet
dan tagihan
bulanan, serta gratis biaya admin setiap bulannya. Bahkan, nasabah juga akan
mendapatkan makin banyak benefit untuk cek kondisi dan konsultasi keuangan
dengan ahlinya.


“Financial
Fitness Index ini akan menjadi riset tahunan OCBC NISP, sebagai bagian komitmen
kami untuk terus berjuang bersama
masyarakat meningkatkan skor
kesehatan finansial Indonesia, karena merdeka finansial adalah hak segala bangsa,”
tutup Amir.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img