Jumat, Maret 13, 2026

Kimia Farma Kantongi Penjualan Rp2,30 Triliun di Kuartal I/2023

Must Read

MONETER –  PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan penjualan
senilai Rp2,30 triliun pada kuartal I/2023.

 

Kata Direktur Utama KAEF David Utama, kinerja positif
tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan, baik dari pasar domestik
maupun ekspor, yang mana penjualan ekspor tumbuh 77 persen year on year (yoy)
menjadi Rp33,11 miliar pada kuartal I-2023.

 

Produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh perusahaan
Holding BUMN Farmasi Bio Farma itu dipasarkan ke berbagai belahan dunia di
antaranya Asia, Eropa, Australia, Afrika hingga Amerika sepanjang kuartal
I-2023.

 

“Kinerja positif perseroan juga tercermin dari
meningkatnya kontribusi penjualan produk Over
The Counter
(OTC) dan kosmetik menjadi Rp66,46 miliar, serta kontribusi
produk etikal yang meningkat menjadi Rp774,14 miliar hingga akhir Maret 2023,” ucapnya
dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (2/5/2023).

 

Keputusan Manajemen Kimia Farma untuk menerapkan
operational excellence with path to
profitability
, menurutnya, turut membuat beban penjualan perseroan menurun
secara tahunan menjadi Rp1,44 triliun pada kuartal I-2023.

 

Dengan demikian, perseroan mampu membukukan laba kotor
yang tumbuh 14 persen (yoy) menjadi Rp858,58 miliar pada kuartal I-2023.

 

Jelasnya, perseroan mencatatkan EBITDA yang positif mencapai
Rp238,97 miliar, yang merupakan hasil dari strategi manajemen untuk menerapkan
operational excellence with path to
profitability
.

 

“Mengawali tahun 2023, KAEF turn around dengan
mencatatkan kinerja positif dan meningkat dibanding periode yang sama di tahun
sebelumnya. Operational excellence
dan transformasi SDM yang telah dijalankan sudah membuahkan hasil,” ujar David.

 

Dengan demikian, Kimia Farma membukukan laba tahun
berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
Non Pengendali senilai Rp24,62 miliar pada kuartal I-2023, atau meningkat dari
sebelumnya sebesar Rp2,52 miliar pada periode yang sama tahun 2022.

 

Selain meningkatkan kinerja keuangan, pihaknya
mengungkapkan pada 2023 ini Kimia Farma sedang gencar menjalankan rebranding
pada layanan di apotek, klinik kesehatan dan laboratorium diagnostik.

 

“Dengan operational excellence
with path to profitability
pada portofolio bisnis KAEF meliputi segmen
manufaktur, distribusi, ritel farmasi dan layanan kesehatan, kami optimis KAEF
akan mencatatkan kinerja positif hingga akhir tahun 2023. Ini merupakan
komitmen kami untuk menjaga kepercayaan kepada pemegang saham, publik.dan
stakeholder,” ujar David.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img