Senin, Maret 2, 2026

Bahlil : Banyak Negara yang Berinvestasi di Indonesia Lewat Hub, Penyebabnya…

Must Read

Moneter.id – Jakarta – Banyak negara-negara yang berinvestasi ke Indonesia melalui hub seperti Singapura atau Malaysia, penyebabnya karena pusat keuangan di Indonesia belum mumpuni.

Demikian disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Jumat (9/6/2023). 

“Sampai dengan kuartal I/2023, Singapura masih nomor pertama, kemudian nomor dua Hong Kong, nomor tiga Tiongkok, Jepang Amerika Serikat, Malaysia, Korea, Belanda, Australia, ini masuk sekarang,” kata Bahlil. 

“Bahwa masih banyak negara-negara lain yang masuk Indonesia, mereka masih menjadikan beberapa negara di Asia tenggara sebagai hub, salah satu diantaranya adalah Singapura,” katanya.

Bahlil menuturkan selama ini Singapura masih menjadi hub finansial dan investasi yang masuk ke Indonesia. Ia bahkan menyebut sebagian uang pengusaha Indonesia pun banyak yang ditaruh di negeri singa itu.

“Nah ini juga menjadi bahan introspeksi untuk kita, saya sudah mencoba untuk mengecek apa sih yang menyebabkan sampai taruh di Singapura. Saya mencari terus alasannya, ternyata katanya financial center kita belum sebaik Lagoon dan Singapura,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pemerintah melalui PP No. 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara (IKN), akan menempatkan pusat keuangan di ibu kota baru.

“Makanya kemarin di PP Nomor 12/2023 di IKN, kami sudah mengakomodir untuk di IKN ditempatkan financial center di IKN. Itu sama dengan Singapura dan Lagoon, pajaknya kecil sekali,” tuturnya.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi Singapura ke Indonesia mencapai 10,54 miliar dolar AS pada 2022.

Jumlah itu naik 12,24 persen dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Tidak hanya pada 2022, realisasi investasi dari Singapura tercatat masih yang tertinggi sejak 2010 di Indonesia, terkecuali pada 2013 di mana Singapura menduduki peringkat kedua.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Awal Maret 2026: HPE Konsentrat Tembaga Terkoreksi, HPE dan HR Emas Menguat

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) untuk periode pertama Maret 2026 sebesar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img