Moneter.id –Jakarta – Sepanjang bulan Februari 2024 Compas.co.id yang merupakan selaku E-commerce Market Insight for Fast Moving Consumer Goods (FMCG) Brands turut memonitoring keadaan pasar di TikTok Shop, tepatnya pada periode 2 – 25 Februari 2024.
Terdapat perbedaan jenis produk yang memuncaki TikTok Shop di kategori F&B. Dimana pada platform ini sub kategori cokelat yang hampir menyentuh 200 ribu jumlah produk terjual. Jika dibandingkan dengan platform lain, shopee menjual sebanyak 704 ribu di periode yang sama, sementara Tokopedia berhasil menjual 115 ribu produk.
“Melihat pasar TikTok Shop yang potensial, Compas.co.id selaku perusahaan yang memiliki keinginan untuk terus berkembang dan memenuhi kebutuhan informasi bagi publik, khususnya untuk para pemilik brand, pada 29 Februari 2024 meluncurkan layanan monitoring data TikTok Shop,” ungkap Narendrata di sela-sela perayaan hari jadi PT Telunjuk Komputasi Indonesia pada (29/2/2024) lalu.
Melihat pada data pada periode 2 – 25 Februari 2024, Shopee masih menjadi e-commerce yang paling diminati, dengan Market Share di sektor F&B sebesar 56,9%, kemudian disusul oleh Tokopedia 24,5% dan TikTok Shop 18,6%.
Namun jika dilihat dari perspektif yang lebih luas seperti FMCG, TikTok Shop terlihat cukup diminati dan terlihat menjanjikan. Dimana pada keseluruhan sektor FMCG, TikTok Shop berhasil meraup nilai penjualan sebesar IDR 1,1 triliun dan memiliki market share 22,4% atau paling laris kedua setelah Shopee yang memiliki nilai penjualan sebesar IDR 3,2 triliun atau market share sebesar 64,2%.
Kemudian disusul oleh Tokopedia dengan nilai penjualan IDR 631 juta atau market share sebesar 12,3%, kemudian Blibli dengan nilai penjualan IDR 60 juta atau market share sebesar 1,1%.




