Moneter.id –
Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group menyatakan telah menghantarkan 22.924.407
penumpang periode 19 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025.
“KAI Group telah menghantarkan
22.924.407 penumpang di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi pada masa natal dan
tahun baru,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di
Jakarta, Sabtu (04/1/2025).
Keberangkatan penumpang KAI Group dari 19
Desember 2024 hingga 4 Januari 2025, yakni KAI Induk 3.295.888 penumpang; KA
Makassar Parepare 10.445 penumpang; LRT Sumatera Selatan 279.400 penumpang; KAI
Commuter 17.418.341 penumpang.
KAI Bandara 343.205 penumpang; KAI Wisata
12.189 penumpang; KCIC 331.854 penumpang; dan LRT Jabodebek 1.067.530
penumpang.
Berdasarkan data hari ini, Sabtu, (4/1/2025)
pukul 06.00 WIB jumlah tiket KA jarak jauh dan KA lokal yang sudah terjual
untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yaitu 3.600.905 tiket
dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588
penumpang.
Dari 3.600.905 tiket terjual tersebut
terdiri dari 2.924.767 KA jarak jauh atau 106 persen dari total jumlah tempat
duduk tersedia sebanyak 2.770.864 tiket. Untuk penjualan KA lokal sudah
mencapai 676.138 tiket atau 84 persen dari total jumlah tempat duduk yang
disediakan yaitu 801.724 tiket.
“Sejak 19 Desember 2024 hingga 4
Januari 2025 masa natal dan tahun baru pada waktu yang sama, KAI telah
memberangkatkan 3.295.888 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera,” ucapnya.
Anne mengatakan bahwa selama angkutan libur
akhir tahun, KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk yang terdiri
3.572.588 penumpang KAI, 35.407.300 penumpang KAI Commuter.
Selanjutnya, 4.142.520 penumpang LRT
Jabodebek, 588.304 penumpang LRT Sumsel, 7.416 penumpang KAI Wisata, 487.728
penumpang KAI Bandara, 29.160 penumpang KA Makassar-Parepare dan 519.264
penumpang KCIC.
Ia menambahkan, adapun total jumlah
perjalanan KAI Group yaitu 40.782 KA dengan rincian 7.328 perjalanan KA yang
dikelola KAI, 23.204 perjalanan KA yang dikelola KAI Commuter, 1.872 perjalanan
KA yang dikelola KAI Bandara.
Kemudian 5.598 perjalanan LRT Jabodebek,
1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108
perjalanan KA Makassar-Parepare serta 864 perjalanan Whoosh yang dikelola KCIC.




