Rabu, April 29, 2026

J&T Express Luncurkan J&T Connect Preneur, Mahasiswa Bisa Dapat Modal Rp20 Juta

Must Read

J&T Express memperluas kontribusinya di sektor logistik dan ekonomi digital dengan meluncurkan program J&T Connect Preneur Goes to Campus, sebuah inisiatif yang menyasar mahasiswa sebagai calon pelaku usaha baru di tengah berkembangnya ekonomi berbasis digital.

Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin tertarik membangun bisnis sejak di bangku kuliah. Tak hanya memberikan wawasan kewirausahaan, J&T Express juga membuka akses pembinaan bisnis dan dukungan pendanaan sebagai bagian dari penguatan ekosistem usaha muda.

Brand Manager J&T Express, Herline Septia, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjembatani kebutuhan mahasiswa dalam mengembangkan bisnis yang lebih kompetitif.

“Melalui dua sub-program utama, yaitu Campus Talk Show dan kompetisi inkubasi J&T Super Seller, kami menghadirkan dukungan yang komprehensif, mulai dari insight, mentoring, hingga permodalan langsung, agar mahasiswa dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih unggul dan berdaya saing,” kata Herline.

Program ini akan digelar di lima kota, yakni Medan, Malang, Bandung, Bogor, dan Jakarta, dengan menggandeng sejumlah kampus besar sebagai pusat pelaksanaan. Langkah ini dinilai menjadi strategi untuk menangkap potensi pertumbuhan bisnis dari kalangan mahasiswa yang semakin aktif memanfaatkan platform digital.

Salah satu agenda utama dalam program tersebut adalah Campus Talk Show, forum diskusi interaktif yang menghadirkan pelaku usaha sebagai pembicara utama. Tahun ini, J&T Express kembali menggandeng Rizky Arief, pendiri HMNS Perfume, untuk membagikan pengalaman membangun merek lokal yang kini memiliki basis pasar kuat di kalangan anak muda.

Menurut Rizky, pengalaman praktis menjadi elemen penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.

“Program seperti ini sangat relevan, karena tidak hanya memberikan pembelajaran, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun bisnis. Di tengah lanskap industri yang semakin kompetitif, pembekalan seperti ini menjadi penting agar wirausahawan muda tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian talk show akan berlangsung di Universitas Pendidikan Indonesia pada 7 Mei, Universitas Sumatera Utara pada 21 Mei, IPB University pada 26 Mei, Universitas Brawijaya pada 4 Juni, dan Universitas Pertamina pada 9 Juni 2026.

Tak berhenti di sesi edukasi, J&T Express juga menghadirkan kompetisi J&T Super Seller yang ditujukan bagi mahasiswa aktif yang sudah menjalankan usaha minimal enam bulan. Sebanyak 10 peserta terpilih akan memperoleh suntikan modal awal Rp20 juta untuk pengembangan bisnis selama masa inkubasi.

Pada tahap akhir, peserta terbaik akan memperebutkan total hadiah senilai Rp225 juta sebagai modal lanjutan untuk memperbesar skala usaha.

Herline menilai, dukungan logistik menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan bisnis modern, terutama bagi usaha rintisan yang mengandalkan distribusi cepat dan efisien.

“Kami ingin mendorong mahasiswa tidak hanya untuk memulai, tetapi juga mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express berperan lebih dari sekadar layanan pengiriman, yaitu sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,” ujarnya.

Program ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia. Kolaborasi antara perusahaan logistik, pemerintah, dan sektor pendidikan dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat lahirnya pengusaha muda yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah tren digitalisasi usaha yang terus meningkat, J&T Express melihat peran logistik semakin penting, bukan hanya dalam distribusi barang, tetapi juga dalam membangun daya saing bisnis sejak tahap awal pertumbuhan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Efisiensi Operasi Topang Kinerja TLDN, Pendapatan Naik Jadi Rp1,37 Triliun pada Awal 2026

PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) membuka tahun 2026 dengan catatan kinerja yang masih tumbuh di tengah tekanan margin...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img