PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat bisnis bancassurance dengan menghadirkan MyProtection Income Plus, produk asuransi jiwa tradisional yang menggabungkan manfaat perlindungan dan pembayaran tunai tahunan terjadwal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan yang terstruktur.
Peluncuran produk tersebut dilakukan di tengah meningkatnya tingkat literasi dan inklusi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan mencapai 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di level 80,51%.
Peningkatan pemanfaatan layanan keuangan itu mendorong kebutuhan masyarakat terhadap produk yang tidak hanya memberikan perlindungan saat risiko terjadi, tetapi juga mendukung pengelolaan kebutuhan keuangan secara lebih disiplin dan terencana.
Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily menilai kebutuhan nasabah kini berkembang seiring meningkatnya kompleksitas pengelolaan keuangan rumah tangga. Menurutnya, masyarakat membutuhkan solusi yang mampu memberikan kepastian manfaat sekaligus membantu menjaga ritme perencanaan keuangan tahunan.
“Nasabah semakin membutuhkan solusi yang bukan hanya melindungi ketika risiko terjadi, tetapi juga membantu menjaga keteraturan rencana melalui manfaat yang terjadwal. MyProtection Income Plus kami hadirkan sebagai produk asuransi jiwa tradisional dengan manfaat tunai tahunan dijamin dan manfaat akhir kontrak, sesuai ketentuan polis, sehingga nasabah dapat merencanakan kebutuhan finansial tahunannya dengan lebih tenang,” ujar Ancilla.
Produk ini menawarkan masa pembayaran premi selama lima tahun dengan perlindungan hingga 10 tahun. Allianz dan Maybank membidik nasabah yang ingin mengalokasikan kebutuhan rutin tahunan, seperti biaya pendidikan anak, kebutuhan rumah tangga, hingga berbagai rencana keluarga yang memerlukan dana secara berkelanjutan.
Dalam skema yang ditawarkan, pemegang polis akan menerima manfaat tunai tahunan dijamin sebesar 8% dari nilai premi tahunan pada setiap akhir tahun polis, mulai tahun pertama hingga tahun kesembilan. Selain itu, pada akhir masa pertanggungan, nasabah berhak memperoleh manfaat akhir kontrak sebesar 110% dari total premi yang telah dibayarkan, selama polis tetap aktif dan tertanggung masih hidup.
Di sisi perlindungan, Allianz memberikan manfaat meninggal dunia yang nilainya meningkat sesuai masa kepesertaan. Tersedia pula manfaat tambahan akibat kecelakaan berupa tambahan satu kali manfaat meninggal dunia apabila tertanggung meninggal dalam waktu 90 hari sejak kecelakaan terjadi sesuai ketentuan polis.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Bianto Surodjo mengatakan peluncuran produk tersebut merupakan bagian dari implementasi strategi yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
“Maybank Indonesia terus berupaya menghadirkan solusi yang relevan untuk memenuhi kebutuhan nasabah di setiap segmen. Sejalan dengan misi Humanising Financial Services, kolaborasi dengan Allianz Life melalui MyProtection Income Plus ini melengkapi pilihan proteksi bagi nasabah yang mengutamakan perencanaan yang lebih tertata, manfaat yang jelas, serta kenyamanan dalam menjalankan prioritas keuangan tahunannya,” kata Bianto.
Untuk meningkatkan kenyamanan proses pengajuan, produk ini tersedia melalui metode Guaranteed Issuance Offer (GIO), yang memungkinkan calon nasabah memperoleh perlindungan hanya dengan pernyataan kesehatan tanpa pemeriksaan medis. Fasilitas tersebut berlaku untuk uang pertanggungan hingga Rp3 miliar sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui produk baru ini, Allianz Life dan Maybank Indonesia berupaya memperluas penetrasi produk proteksi yang mengedepankan kepastian manfaat. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan, perusahaan melihat peluang pertumbuhan dari segmen nasabah yang mencari keseimbangan antara perlindungan risiko dan kepastian arus kas dalam perencanaan keuangan keluarga.




