Senin, Juni 8, 2026

Datadog Perkuat Ekspansi di Indonesia, Karina Gunawan Ditunjuk Pimpin Segmen Enterprise

Must Read

Datadog mempertegas komitmennya terhadap pasar Indonesia dengan menunjuk Karina Gunawan sebagai Regional Vice President Enterprise untuk Indonesia dan Greater Mekong Subregion (GMS). Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap pengelolaan infrastruktur digital, keamanan siber, dan implementasi kecerdasan buatan (AI) yang semakin kompleks.

Penunjukan tersebut mencerminkan optimisme Datadog terhadap potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang saat ini menjadi salah satu pasar teknologi dengan perkembangan tercepat di Asia Tenggara. Seiring semakin luasnya adopsi cloud dan AI oleh berbagai sektor industri, perusahaan menilai kebutuhan terhadap observability dan keamanan sistem digital akan semakin strategis.

Area Vice President Enterprise ASEAN & SAARC Datadog, Ali Azarian, mengatakan Indonesia kini menjadi salah satu fokus utama perusahaan di kawasan. Menurutnya, Karina memiliki rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan bisnis Datadog sekaligus memahami kebutuhan pelanggan di pasar lokal.

“Indonesia merupakan salah satu kawasan teknologi paling dinamis dan kompetitif di Asia Tenggara. Karina telah memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan Datadog di kawasan ini. Ia juga memiliki pemahaman mendalam terhadap lanskap industri, pelanggan, serta apa yang diperlukan untuk membangun kemitraan bisnis jangka panjang. Penunjukan ini mencerminkan keyakinan penuh kami terhadap Karina, sekaligus komitmen kami menjadikan Indonesia dan kawasan GMS sebagai prioritas utama,” ujar Ali dalam keterangan resminya.

Dalam jabatan barunya, Karina akan memimpin strategi pengembangan bisnis enterprise Datadog di Indonesia. Fokus utamanya meliputi peningkatan visibilitas perusahaan terhadap lingkungan cloud yang semakin kompleks, membantu organisasi beralih dari tahap uji coba AI menuju implementasi skala produksi, serta memperkuat integrasi keamanan dan kepatuhan dalam pengembangan aplikasi.

Karina menilai perkembangan AI telah membawa perubahan besar terhadap cara perusahaan menjalankan operasional maupun membangun layanan digital. Namun, ia mengingatkan bahwa percepatan inovasi harus dibarengi dengan kemampuan pengawasan dan pengelolaan risiko yang memadai.

“AI mempercepat segala aspek, dari cara bisnis menjalankan operasionalnya, cara konsumen menjalani kesehariannya, hingga cara infrastruktur digital dibangun. Namun, akselerasi tanpa kendali yang memadai hanya akan menjadi risiko dalam skala besar. Perusahaan perlu memahami nilai nyata dari aplikasi AI mereka. Sedangkan bagi konsumen, ketahanan kehidupan digital mereka secara langsung bergantung pada ketahanan sistem yang mendasarinya. Itulah inti dari observability — dan Indonesia telah siap untuk mengambil bagian dalam percakapan tersebut,” kata Karina.

Prospek pasar Indonesia dinilai semakin menarik seiring dukungan pemerintah terhadap pengembangan AI sebagai bagian dari agenda Indonesia Emas 2045. Di saat yang sama, ancaman keamanan siber juga meningkat. Datadog mencatat Indonesia menghadapi sekitar 3.300 percobaan serangan siber setiap minggu, tertinggi di Asia Tenggara.

Situasi tersebut membuat perusahaan perlu memastikan sistem digital tetap andal dan aman di tengah meningkatnya beban operasional. Berdasarkan laporan State of AI Engineering 2026 yang diterbitkan Datadog, hampir 70% perusahaan global kini menjalankan sedikitnya tiga model AI secara bersamaan. Adopsi teknologi agen AI juga meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, kompleksitas operasional masih menjadi tantangan utama. Sekitar 5% permintaan model AI di lingkungan produksi tercatat mengalami kegagalan, yang sebagian besar disebabkan keterbatasan kapasitas infrastruktur.

Sejumlah perusahaan besar di Indonesia telah memanfaatkan platform Datadog untuk mengatasi tantangan tersebut. Telkomsel menggunakan solusi Datadog untuk mengelola infrastruktur cloud dalam skala nasional. Blibli memanfaatkannya untuk meningkatkan kolaborasi antar tim teknologi, sementara Flip.id menggunakan platform tersebut untuk memperluas akses data telemetri bagi para engineer. Di sektor media digital, Vidio mengandalkan Datadog guna menjaga keandalan layanan streaming saat melayani jutaan pengguna secara bersamaan.

Melalui penguatan kepemimpinan di Indonesia, Datadog berharap dapat memperluas penetrasi pasar sekaligus mendukung perusahaan-perusahaan lokal dalam mengembangkan sistem digital yang lebih tangguh di era AI.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

RISE Perkuat Bisnis Hotel dan Bidik Sumatra-Kalimantan untuk Jaga Pertumbuhan

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memasang target pertumbuhan kinerja dua digit pada 2026. Emiten properti yang beroperasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img