PT J&T Express memperluas upayanya dalam membangun ekosistem kewirausahaan muda dengan melanjutkan program J&T Connect Preneur Goes to Campus melalui kompetisi bisnis nasional J&T Super Seller. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan menuntaskan rangkaian roadshow di lima kota dengan penutupan di Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (9/6).
Dalam kegiatan bertema “The Digital Native: Mastering Hype, Creativepreneurship, and Business Execution” tersebut, J&T Express menghadirkan kreator Raditya Dika dan CEO sekaligus Founder HMNS Perfume, Rizky Arief. Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti acara tersebut secara langsung maupun melalui siaran daring di kanal YouTube J&T Express.
Brand Manager J&T Express Herline Septia mengatakan, kehadiran perusahaan di lingkungan kampus merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung lahirnya generasi wirausaha baru sejak masih berada di bangku kuliah.
“Selama roadshow di lima kota, kami menyaksikan sendiri bagaimana mahasiswa semakin percaya diri membangun bisnis sejak di bangku kuliah, mulai dari menciptakan produk hingga membangun brand dan menjangkau pelanggan. Kehadiran pembicara yang sukses mengembangkan bisnis dengan pendekatan dan karakter berbeda diharapkan dapat memberi mahasiswa kesempatan untuk melihat beragam strategi, mengambil insight, serta memahami tantangan membangun bisnis di era digital yang sangat kompetitif,” ujar Herline.
Menurut dia, antusiasme mahasiswa yang terlihat selama roadshow mendorong perusahaan untuk menghadirkan program lanjutan yang lebih aplikatif. Melalui J&T Super Seller, mahasiswa yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan berkesempatan memperebutkan total hadiah Rp500 juta.
Sebanyak 10 peserta terbaik nantinya akan mengikuti program inkubasi bisnis yang mencakup pendampingan intensif dan dana permodalan awal senilai Rp20 juta. Herline menegaskan, J&T Express ingin mengambil peran lebih luas dari sekadar perusahaan logistik.
“Program ini dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai ekosistem yang memberikan akses nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Dengan hadirnya program ini dan melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express ingin berperan lebih dari sekadar penyedia jasa layanan pengiriman, namun juga sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, CEO dan Founder HMNS Perfume Rizky Arief menilai program tersebut mampu menjembatani kebutuhan mahasiswa terhadap pengalaman praktis dalam berbisnis.
“Selama tour di lima kota, saya melihat semangat wirausaha mahasiswa sangat tinggi, tapi seringkali mereka hanya mendapatkan teori tanpa insight praktis. Oleh karena itu, program ini merupakan program yang tepat karena menghubungkan mereka langsung dengan praktisi, memberikan pengalaman dan wawasan yang bisa langsung diterapkan. Bagi saya, ini bukan sekadar talk show, tetapi wadah bagi wirausahawan muda untuk bergerak dan mewujudkan bisnisnya,” ujarnya.
Program J&T Connect Preneur Goes to Campus mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia serta sejumlah mitra strategis. Adapun pendaftaran J&T Super Seller dibuka secara gratis hingga 13 Juni 2026.




