PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) memperkuat strategi bisnis mobil bekas dengan menggandeng Denny Sumargo sebagai Brand Ambassador Caroline.id. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan meningkatkan kredibilitas transaksi kendaraan bekas sekaligus memperluas penetrasi pasar digital di tengah pertumbuhan bisnis yang terus berlanjut.
Melalui kolaborasi dengan kreator konten yang akrab disapa Densu tersebut, ASLC menargetkan peningkatan brand awareness, perluasan basis pelanggan, serta penguatan transaksi yang diharapkan berdampak pada pertumbuhan kinerja perseroan secara berkelanjutan.
Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, mengatakan penunjukan Denny Sumargo sejalan dengan kampanye perusahaan untuk membangun kepercayaan konsumen dalam bertransaksi mobil bekas.
“Kami mengusung slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’ untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” ujar Jany dalam keterangan resmi, Rabu (1/7).
Menurutnya, strategi branding tersebut diperkuat dengan program Warranty 7G+ yang diberikan pada setiap kendaraan bekas yang dijual melalui Caroline.id. Program garansi selama satu tahun itu mencakup perlindungan terhadap tujuh komponen utama kendaraan beserta satu perlindungan tambahan sehingga pembeli dapat terhindar dari biaya perbaikan yang tidak terduga.
ASLC juga meyakini strategi Online-to-Offline (O2O) yang selama ini bertumpu pada lalu lintas pelanggan dari kanal digital akan semakin efektif dengan hadirnya Brand Ambassador. Perseroan berharap kampanye tersebut mampu meningkatkan konversi pelanggan dari platform digital ke jaringan showroom Caroline.id dan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis ke depan.
Di sisi lain, ASLC tetap melanjutkan ekspansi jaringan. Perseroan berencana membuka dua hingga tiga cabang Caroline.id baru sepanjang 2026. Untuk mendukung ekspansi tersebut, ASLC telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.
Manajemen optimistis kombinasi strategi ekspansi dan penguatan merek Caroline.id akan menjaga tren pertumbuhan pendapatan hingga akhir tahun.
Optimisme itu didukung oleh kinerja kuartal I 2026. ASLC membukukan pendapatan sebesar Rp283,6 miliar atau naik 27,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Segmen Caroline.id menjadi kontributor utama dengan sumbangan pendapatan Rp234,4 miliar atau sekitar 82,7% dari total pendapatan perseroan.
Pendapatan Caroline.id juga melonjak 51% secara tahunan dibandingkan kuartal I 2025 yang sebesar Rp154,8 miliar, menunjukkan bisnis ritel mobil bekas masih menjadi motor pertumbuhan utama ASLC di tengah upaya perusahaan memperkuat kepercayaan konsumen melalui layanan dan strategi pemasaran yang lebih agresif.




