Kamis, Oktober 1, 2026

Plaud Resmi Hadir di Indonesia, Hadirkan Transkripsi AI dalam Lebih dari 112 Bahasa

Must Read

Plaud, perusahaan yang mengembangkan perangkat AI wearable untuk mendukung para profesional dalam aktivitas sehari-hari, resmi hadir di Indonesia dengan memperkenalkan dua produk, Plaud Note Pro dan NotePin S.

Kehadiran resmi ini menjadi langkah penting dalam strategi pertumbuhan Plaud di Asia Tenggara. Kedua perangkat ini dapat merekam percakapan secara langsung dan mengubahnya menjadi rangkuman terstruktur serta informasi yang dapat ditindaklanjuti, dengan dukungan transkripsi dalam lebih dari 112 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda. Plaud juga telah mencatat pertumbuhan awal yang kuat di Indonesia dengan penggunaan aktif mingguan Plaud di Indonesia meningkat dua kali lipat pada semester pertama 2026.

Teknologi AI Plaud untuk Mendukung Pekerjaan Profesional

Kehadiran Plaud di Indonesia sejalan dengan semakin luasnya penggunaan AI, di tengah tekanan beban kerja yang masih dihadapi para profesional. Survei Global Workforce Hopes and Fears 2025 dari PwC menemukan bahwa 69% responden asal Indonesia telah menggunakan AI untuk bekerja. Sementara itu, Work Trend Index 2025 dari Microsoft menunjukkan bahwa 88% pekerja Indonesia merasa mereka tidak memiliki cukup waktu atau energi untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Kesenjangan antara adopsi AI dan tekanan waktu yang meningkat ini menegaskan perlunya alat yang membantu para profesional bekerja lebih efisien, sehingga Plaud hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Keberagaman bahasa di Indonesia juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi transkripsi berbasis AI. Dalam satu percakapan, seseorang dapat menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah dengan kosakata dan dialek yang beragam, bahkan berganti bahasa di tengah percakapan. Kemampuan untuk menangkap berbagai nuansa tersebut secara akurat menjadi penting agar tidak hanya isi percakapan yang terekam, tetapi juga konteks di baliknya. Untuk itu, Plaud memadukan kemampuan AI dengan perangkat yang dirancang khusus untuk menangkap percakapan dalam berbagai situasi profesional.

Plaud Note Pro adalah perangkat seukuran kartu kredit yang merekam panggilan telepon dan percakapan langsung, memungkinkan pengguna untuk tetap fokus pada percakapan tanpa harus membuat catatan secara manual. Plaud NotePin S adalah perangkat wearable yang dapat dikenakan sebagai kalung, klip, gelang, atau pin, dirancang untuk pekerjaan dengan mobilitas tinggi seperti rapat, wawancara, konsultasi, hinga kerja lapangan.

Kedua perangkat ini terintegrasi dengan Plaud Intelligence, yang mengubah percakapan menjadi transkrip, ringkasan, dan poin-poin utama yang dapat dicari dan dilihat kembali. Pengguna juga dapat memilih bahasa percakapan dan bahasa rangkuman secara terpisah, sementara fitur custom vocabulary memungkinkan pengguna menambahkan istilah-istilah khusus yang relevan dengan bidang pekerjaan mereka.

Plaud Intelligence akan terus berkembang untuk mendukung para profesional dengan lebih baik dalam pekerjaan sehari-hari mereka, dengan kemampuan AI agentic terbaru yang rencananya akan diperkenalkan di Indonesia bulan depan. Kemampuan ini akan membantu pengguna mengubah wawasan dari percakapan masa lalu menjadi email tindak lanjut, dokumen, dan hasil pekerjaan lainnya, yang dapat dikirimkan langsung ke aplikasi yang terhubung seperti Notion, Slack, dan Linear.

“Di Indonesia, kemajuan akan tercipta lebih baik ketika tetap menjunjung kebersamaan dan hubungan antarmanusia, yang menjadi semangat utama gotong royong. Seiring dengan kehadiran Plaud di Indonesia, kami ingin membantu para profesional mendapatkan kembali sumber daya mereka yang paling berharga, yaitu waktu. Dengan mengurangi beban mencatat, membuat transkripsi, dan melakukan tindak lanjut secara manual, AI seharusnya tidak menggantikan penilaian manusia, tetapi memberikan lebih banyak ruang untuk kolaborasi yang bermakna, pengambilan keputusan yang tepat, dan hal-hal yang benar-benar penting,” kata Megumi Yoshinaga, Head of APAC Marketing, Plaud.

Indonesia Diproyeksikan Menjadi Pasar Plaud dengan Kinerja Terbaik di Asia Tenggara

Indonesia adalah satu dari enam pasar prioritas Plaud di Asia Tenggara, bersama dengan Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dengan PDB nominal sekitar US$1,45 triliun pada tahun 2025, Indonesia diproyeksikan akan menjadi pasar dengan kinerja terbaik di kawasan ini pada tahun 2030, dengan basis penggunanya diperkirakan melampaui 1 juta.

Secara global, Plaud telah digunakan oleh lebih dari 2,5 juta profesional di lebih dari 170 negara. Dalam dua tahun, perusahaan ini juga berhasil meningkatkan annual recurring revenue (ARR) dari US$1 juta menjadi US$100 juta dan menargetkan penjualan global sebesar US$500 juta tahun ini, yang menunjukkan kuatnya momentum pertumbuhan dan ekspansi Plaud.

Di Indonesia, Plaud memperluas akses ke produk-produknya melalui saluran luring (offline) dan daring (online). Perangkat Plaud kini tersedia di hampir 70 toko fisik melalui sejumlah mitra ritel resmi, termasuk Urban Republic, Gramedia, dan iBox, serta secara daring melalui Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan situs web Plaud untuk wilayah Asia Tenggara. Plaud Note Pro dibanderol dengan harga Rp3.499.000 dan NotePin S seharga Rp3.449.000.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

RMA Indonesia Bidik Peluang Bisnis Tambang Lewat Ekosistem Mobilitas Terintegrasi

RMA Indonesia melihat industri pertambangan sebagai pasar strategis untuk memperluas bisnis mobilitas dan layanan pendukung operasional. Perusahaan tidak lagi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img