Senin, Oktober 5, 2026

Indomobil Foton Serahkan Mobil Listrik ke Politeknik Cristo Re untuk Media Pembelajaran

Must Read

PT Indomobil Global Transportasi atau Indomobil Foton menyerahkan satu unit mobil listrik minibus Foton E-View kepada Politeknik Cristo Re Maumere, Nusa Tenggara Timur, sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa.

Langkah positif ini merupakan respon dari Indomobil Foton yang melihat perkembangan kendaraan listrik kini tidak hanya mengubah industri otomotif, tetapi juga membuka kebutuhan baru terhadap sumber daya manusia yang memahami teknologi tersebut.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan vokasi. Mobil listrik tersebut diharapkan tidak hanya digunakan sebagai kendaraan operasional kampus, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal dan memahami teknologi kendaraan listrik secara langsung.

Serah terima dilakukan oleh Chief Operating Officer PT Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, bersama Technical and After Sales Division Head Reno Apriano serta HRD and General Affair Section Head Natanael Y. Waworuntu.

Bantuan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Felicianus Dari, didampingi Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, di Kampus Politeknik Cristo Re Maumere, Kamis (1/10/2026).

Chief Operating Officer PT Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, mengatakan kehadiran kendaraan listrik di lingkungan pendidikan vokasi diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari pengembangan pembelajaran yang mengikuti kebutuhan industri.

“Menurut kami, kendaraan listrik mungkin menjadi hal yang baru di daerah, namun sudah umum di perkotaan. Kami berharap Politeknik Cristo Re bisa menjadikan mobil listrik ini sebagai bagian dari kurikulum baru,” ujar Edi Napis.

Menurut Edi, penguasaan teknologi kendaraan listrik dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia kerja, khususnya di tengah perkembangan industri otomotif yang mulai membutuhkan tenaga dengan kompetensi baru.

Ia menilai peluang kerja bagi lulusan yang memiliki kemampuan di bidang kendaraan listrik, termasuk mekanik, otomotif, dan manufaktur, akan semakin terbuka seiring perkembangan teknologi tersebut.

“Hal ini menjadi nilai plus, sama seperti pelamar kerja yang menguasai bahasa Mandarin saat ini. Mahasiswa di daerah yang sudah memiliki knowledge dan pengalaman praktis dengan mobil listrik pasti akan memiliki keunggulan kompetitif,” ujarnya.

Mobil Listrik Jadi Ruang Belajar Teknologi Baru

Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo atau Romo Donnie, menyambut baik dukungan yang diberikan Indomobil Foton. Menurutnya, kehadiran Foton E-View di lingkungan kampus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari perkembangan teknologi otomotif secara langsung, bukan hanya melalui teori.

“Mereka bisa belajar apa yang saat ini sedang berkembang di dunia. Teknologi mobil listrik yang berkembang cukup masif ini harus dipelajari secara langsung,” ujar Romo Donnie.

Ia menegaskan, kendaraan tersebut tidak akan semata-mata digunakan sebagai kendaraan operasional kampus. Foton E-View juga akan dimanfaatkan sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa untuk mempelajari sistem dan teknologi kendaraan listrik.

Mobil tersebut juga akan menunjang mobilitas, pelayanan, dan berbagai kegiatan Politeknik Cristo Re, termasuk mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kampus bagi civitas akademika maupun masyarakat.

Pihak kampus turut mengapresiasi kehadiran jajaran manajemen dan staf PT Indomobil Global Transportasi yang memberikan wawasan serta sosialisasi mengenai sistem kerja kendaraan listrik dan perkembangan teknologinya.

Bagi Politeknik Cristo Re, keberadaan kendaraan tersebut memiliki nilai tersendiri. Foton E-View menjadi mobil listrik pertama yang dikirim melalui jalur darat dari Surabaya menuju Maumere. Kendaraan ini sekaligus menjadi minibus pertama yang menggunakan nomor pelat EB Maumere.

“Mobil ini interiornya sangat mewah. Kami akan menjaga dan merawatnya, tetapi yang paling utama adalah kami harus mempelajarinya sebagai lembaga pendidikan tinggi,” ujar Romo Donnie.

Ke depan, pihak kampus berharap mahasiswa Program Studi Pemeliharaan Mesin Otomotif dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mempelajari teknologi kendaraan listrik secara lebih mendalam.

Pengetahuan dan pengalaman praktis tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi mekanik maupun tenaga pemeliharaan kendaraan listrik yang kompeten.

Mendorong Kompetensi Sekaligus Kepedulian Ekologis

Ketua Yayasan Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Felicianus Dari, mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Politeknik Cristo Re dan PT Indomobil Global Transportasi.

Menurutnya, penyerahan kendaraan listrik tersebut memiliki makna lebih luas karena berlangsung di tengah perubahan global yang mendorong berbagai pihak untuk memikirkan kembali hubungan antara teknologi, manusia, dan lingkungan.

Ia melihat kerja sama ini sebagai bagian dari upaya membangun komitmen ekologis, khususnya melalui pengenalan teknologi kendaraan listrik kepada generasi muda.

“Maka berbicara tentang ekologis tidak lagi di ruang kelas, tetapi di sepanjang kehidupan kita. Indomobil Foton terbukti mempunyai kepedulian besar terhadap tanggung jawab merawat bumi,” ujar Romo Felicianus.

Menurutnya, bantuan yang diberikan Indomobil Foton juga membawa tanggung jawab bagi pihak kampus untuk terus mengembangkan diri dan tidak berhenti pada pemanfaatan fasilitas.

Ia menitipkan pesan agar kepercayaan tersebut tidak hanya menunjang karya pendidikan, tetapi juga menjadi dorongan bagi civitas akademika untuk keluar dari zona nyaman dan terus mengikuti perubahan teknologi.

“Kita dituntut untuk terus bergerak maju, adaptif dan berpikir jauh ke depan di tengah perubahan teknologi yang cepat,” tegasnya.

Kerja sama antara Indomobil Foton dan Politeknik Cristo Re Maumere diharapkan dapat terus berkembang ke depan. Tidak hanya dalam bentuk dukungan fasilitas, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa, terutama dalam mempersiapkan tenaga terampil yang mampu menjawab kebutuhan industri otomotif di era kendaraan listrik.

Bagi Indomobil Foton, dukungan terhadap pendidikan vokasi menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan perkembangan teknologi dengan kesiapan sumber daya manusia.

Sementara bagi Politeknik Cristo Re, kehadiran Foton E-View menjadi kesempatan untuk membawa teknologi kendaraan listrik lebih dekat ke ruang belajar dan menjadikannya pengalaman nyata bagi mahasiswa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

DBS Treasures Perkuat Layanan Wealth Management Lewat DBS Travel Fair

Mengelola kekayaan dan menikmati hasilnya merupakan bagian dari perjalanan yang saling melengkapi. Bagi nasabah affluent, kebutuhan tidak hanya berfokus...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img