Sabtu, Oktober 17, 2026

Pentingnya Literasi Ekonomi Syariah di Era Digital

Must Read

Sekretaris Jenderal Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), Amirsyah Tambunan, menekankan pentingnya penguatan literasi ekonomi syariah di tengah perkembangan ekonomi global yang semakin dinamis. Digitalisasi, pasar lintas negara, inovasi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi halal membuka peluang baru, tetapi juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi masyarakat.

Risiko tersebut antara lain perilaku konsumtif, utang berlebihan, penipuan digital, ketimpangan ekonomi, hingga aktivitas spekulatif. Karena itu, literasi ekonomi syariah dinilai menjadi bekal penting agar masyarakat mampu memahami pilihan ekonomi, menilai risiko, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurut Amirsyah, tujuan ekonomi syariah tidak cukup hanya memastikan transaksi sesuai dengan prinsip syariah. Lebih dari itu, penerapannya harus mampu mendorong kesejahteraan yang adil dan bermartabat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, literasi keuangan syariah perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari. Masyarakat perlu membiasakan diri menyusun anggaran keuangan, memahami akad dalam transaksi, serta memilih layanan keuangan yang legal dan transparan.

Selain itu, penguatan literasi juga perlu diiringi dengan pembiasaan menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta mengembangkan wakaf. Menurutnya, wakaf produktif memiliki potensi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi apabila dikelola dengan tata kelola yang jelas, transparan, dan melibatkan nazhir atau pengelola wakaf yang profesional.

Amirsyah juga mengidentifikasi tiga tantangan utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yakni tingkat literasi masyarakat yang masih rendah, kesenjangan sumber daya manusia (SDM), serta persoalan kepatuhan dan pengelolaan risiko.

Ketiga tantangan tersebut perlu dijawab melalui penguatan edukasi, penerapan standar transparansi, dan perluasan inklusi keuangan yang nyata. Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah oleh masyarakat.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Dapur MBG Belum Banyak Bersertifikat Halal, Ini Usulan Ekonom CSED INDEF

Ekonom Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, Murniati Mukhlisin, menyoroti masih rendahnya jumlah dapur program Makan Bergizi Gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img