Moneter.co.id – Pada tahun 2017 ini, kegiatan belanja online menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri, khususnya dengan tersedianya beragam penawaran menarik dari perusahaan e-commerce.
Berdasarkan hasil riset JakPat terhadap 1.000 responden dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, menemukan jika 65% responden mengaku berbelanja online 1 hingga 2 kali selama bulan Ramadhan.
Dari angka ini, generasi millenial (18-35 tahun) khususnya dari kelas menengah, menjadi kalangan terbanyak yang berbelanja online.
Sementara itu, Shopee menjadi pilihan belanja online yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Corporate Relation JakPat, Ainun Habibah mengatakan, tingginya penggunaan internet di Indonesia menyebabkan adanya perubahan perilaku berbelanja masyarakat, yang kini lebih cenderung menggunakan situs dan aplikasi belanja online.
“Kebiasaan ini turut mempengaruhi pilihan metode belanja masyarakat di bulan Ramadan, dengan lebih mengutamakan kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan e-commerce di Indonesia,” ujarnya.
Di antara berbagai perusahaan e-commerce di Indonesia, para pelaku belanja online menempatkan Shopee sebagai aplikasi belanja online yang paling diingat (top of mind) selama Ramadhan. Sebanyak 49,3% responden riset juga memilih Shopee sebagai pilihan belanja online mereka di bulan tersebut.
Posisi selanjutnya, Lazada dan Tokopedia yang masing-masing menarik 20,7% dan 16% responden. Bukalapak dan Elevenia menempati posisi keempat dan kelima sebagai tempat terfavorit untuk memenuhi kebutuhan mereka secara online di bulan Ramadhan.
Hasil riset JakPat juga mengungkapkan, lebih dari 94% responden mengakui tiga aspek utama ini sebagai bahan pertimbangan utama mereka dalam memilih destinasi belanja online selama Ramadhan, yaitu varian produk yang ditawarkan, promosi diskon Ramadhan yang menarik, serta bebas biaya pengiriman.
Tak hanya itu, riset ini memaparkan lima kategori produk utama yang banyak dicari oleh masyarakat, termasuk fashion dan aksesoris wanita; gadget dan aksesorisnya; pakaian Muslim; fashion pria; serta kategori perawatan dan kecantikan.
Secara umum, hampir seluruh responden atau sebanyak 97,3% menyatakan kepuasannya terhadap layanan yang diberikan situs belanja online yang mereka kunjungi dan akan merekomendasikannya kepada teman dan keluarga.
Ainun menjelaskan, hasil riset yang kami lakukan menunjukkan bahwa aktivitas belanja online telah menarik perhatian dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia, terlepas dari tingkat usia, kelas sosial ekonomi, ataupun jabatan seseorang. Tren belanja online ini diprediksi akan terus tumbuh ke depan.
“Karenanya kami berharap hasil riset ini bisa memberikan tambahan informasi untuk memahami perilaku belanja online masyarakat di bulan Ramadhan,” jelas Ainun.
Kegiatan riset ini berlangsung pada 12-17 Juni 2017, yang dilakukan secara online menggunakan mobile app khusus yang bisa diakses melalui sistem perangkat android dan iOS.
Rep.Hap




