Kamis, Maret 12, 2026

Tahun Ini Perum Peruri Bidik Pendapatan Rp 3.6 Triliun

Must Read

Moneter.co.id – Perum Peruri menargetkan pendapatan sebesar Rp3,669 triliun pada tahun ini atau meningkat 16,6% dibanding pendapatan tahun 2016 sebesar Rp3,146 triliun.

Direktur Utama Peruri, Prasetio mengatakan, hingga Mei 2017 pendapatan Peruri sudah mencapai Rp1,037 triliun atau 28,26 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). 

“Selama tahun 2017 perusahaan menargetkan laba usaha sebesar Rp572 miliar naik 46,1% dibanding tahun sebelumnya dan laba bersih sebesar Rp415,2 miliar tumbuh sebesar 67,1%,” ujarnya beberapa hari lalu. 

Menurutnya, Peruri optimistis dapat memenuhi target-target yang ditetapkan pemegang saham sejalan dengan pengembangan “new wave business” perusahaan.

Meski begitu ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi Peruri ke depan tidak ringan. Selain harus fokus kepada pencetakan uang NKRI dan dokumen sekuriti lainnya seperti paspor, pita cukai, meterai dan dokumen pertanahan, juga dituntut untuk mengembangkan bisnis digital sekuriti sebagai bagian dari pengembangan ‘new wave business‘ perusahaan.

”Selain pengembangan bisnis baru, Peruri juga perlu mengembangkan bisnis internasional agar dapat bersaing di pasar regional dan global untuk mencetak uang negara lain dan dokumen sekuriti lainnya. Ini penting agar Peruri mampu menjadi ‘global player‘ seperti BUMN lainnya yang sudah terlebih dahulu go international,” tegasnya.

Peluangnya cukup besar karena sebelumnya Peruri juga pernah mengerjakan pesanan pencetakan uang dan paspor dari negara lain. Ke depan, Peruri akan lebih fokus menangani pasar internasioal tersebut. 

Sebagai BUMN dengan penugasan khusus sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2006 tentang Peruri, perusahaan meningkatkan kualitas produksi agar visi menjadi perusahaan berkelas dunia di bidang “integrated security printing and system” dapat tercapai.

Transformasi perusahaan terus dijalankan dan saat ini memasuki tahapan eksekusi, baik dalam melakukan modernisasi mesin/alat produksi, masuk bisnis digital dan pasar internasional. Selanjutnya, sesuai dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2017-2021 yang telah disetujui Menteri BUMN Rini Soemarno pada 12 Mei 2017, Peruri juga akan mendirikan Pabrik Kertas Uang (PKU) untuk penyediaan kertas uang.

”Saat ini studi kelayakannya sedang disiapkan untuk memenuhi kertas uang domestik maupun internasional. Pendirian PKU perlu dukungan dari berbagai kalangan, baik Bank Indonesia, Kementerian Perindustrian dan mitra kerja lainnya,” pungkas Prasetio.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Manfaatkan Momentum THR dan Bonus Tahunan untuk Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Menjelang Idulfitri, banyak karyawan menerima dua tambahan pemasukan sekaligus, yakni Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus tahunan. Momentum yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img