Senin, Januari 26, 2026

Waspadai Bahaya Campak dan Rubella

Must Read

Moneter.co.id – Pemerintah mulai melaksanakan imunisasi nasional vaksi gratis campak dan Rubella sejak Selasa (1/8/2017) lalu.


Vaksinasi akan diberikan di sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP di enam provinsi di pulau Jawa. Sementara di luar Pulau Jawa bakal dilaksanakan tahun depan.

Merujuk data Kementerian Kesehatan, sasaran dari program imunisasi ini 75 persen di antaranya berusia 7-15 tahun. Sisanya berusia enam tahun ke bawah.

Lalu kenapa imunisasi ini penting? Masyarakat khususnya para orang tua banyak yang belum mengetahui efektivitas vaksinasi campak dan rubella harus diberikan secara berulang.

Imunisasi campak dan rubella dapat memberikan kekebalan yang sangat tinggi, hingga lebih dari 90 persen. Namun vaksinasi harus dilakukan berulang.

Tidak cukup waktu kecil saja, perlu ada pengulangan. Masalah yang terjadi di Indonesia banyak orang tua yang lupa bahwa setelah akan masuk sekolah harus diulangi lagi vaksinnya.

Virus campak dan rubella tak dapat dihindari jika anak-anak belum kebal terhadap virusnya.

Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Kementerian KesehatanJane Soepardi mengatakan, Rubella merupakan campakJerman yang sering kali tak menimbulkan gejala.

Banyak masyarakat belum familiar dengan virus tersebut. Tanda-tandanya mirip seperti campak tetapi lebih ringan.

“Tidak bergejala jadi orang mana tahu. Campak dan rubella ini dua-duanya virusnya menyerang anak. Kalau tak diintervensi sebelum 15 tahun, kami khawatir ibu hamil yang terinfeksi bisa sebabkan cacat bawaan pada si anak,” jelasnya dalam siaran pers, baru-baru ini

Sayangnya, kata Jane, vaksin campak dan rubella dalam 20 tahun terakhir yang masuk ke Indonesia masih impor dan hanya bisa dibeli oleh kalangan menengah ke atas.

Penjelasan dia, adanya vaksin tersebut, virus rubella pun menurun. Virus campak dan rubella hanya ada di tubuh manusia.

“Imunisasi itu menyebabkan virus menurun tapi bolong-bolong tidak rata hanya diberikan pada menengah ke atas. Karena itu mari bebaskan virus ini pada 2020,” ujarnya.

Berikut ini adalah video tentang pengakuan para orang tua yang anaknya terkena penyakit campak dan rubella.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img