Kamis, Juli 23, 2026

Bulog Sulteng Telah Salurkan 32 Ribu Beras Rastra

Must Read

Moneter.co.id – Perum Bulog Sulawesi Tengah hingga saat ini sudah menyalurkan beras untuk warga prasejahtera (rastra) atau dikenal dengan nama raskin sebanyak 32.083 ton.

“Jumlah itu sudah melebihi target penyaluran yang ditetapkan,” kata Kepala Divisi Regional Bulog Sulteng, Khasim di Palu, Minggu (29/10).

Khasim menjelaskan target penyaluran rastra dari Januari s/d 31 Oktober 2017 yakni 30.283 ton.

Namun dalam kenyataannya, lanjutnya, justru Bulog sudah merealisasi penyaluran mencapai 105 persen dari target yang ditetapkan BUMN tersebut.

Ia menjelaskan, ini berarti, dalam satu setengah bulan ke depan ini, Bulog Sulteng tinggal menyalurkan beras subsidi kepada rumah tangga sasaran (RTS) tersebar di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng sebanyak 4.250 ton.

“Kita usahakan November 2018, sisa alokasi rastra sebanyak 4.250 ton,seluruhnya sudah tersalurkan kepada penerima manfaat,” kata Khosim.

Khosim mengatakan tidak ada kendala dalam pendistribusian rastra,meski masih ada beberapa wilayah yang hingga kini belum bisa dijangkat kendaraan mobil.

Wilayah-wilayah yang belum bisa dijangkau dan rastra harus diangkut menggunakan sepeda motor ojek antara lain di Lindu dan Pipikoro Kabupaten Sigi.

Juga di Kabupaten Donggala hingga saat ini masih ada desa yang hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki dan naik sepeda motor ojek. “Daerah-daerah masih terbilang terisolir tersebut, tetap mendapat jatah rastram” kata Khosim.

Bahkan, petugas Bulog terkadang harus ikut mengawal penyaluran rastra sampai di desa-desa terpencil di wilayah Sulteng. “Kendala utama yang dihadapi Bulog hanyalah masalah keterlambatan pelunasan rastra,” tegasnya.

Hingga kini masih banyak desa yang belum melunasi pembayaran rastra, padahal jatah rastra sudah lama disalurkan kepada RTS. Pembayaran rastra selama ini dilakukan oleh kelurahan/desa.

(SAM)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

JF3 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Ekosistem Mode dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendukung penyelenggaraan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) 2026 yang berlangsung pada 22–29 Juli...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img