Moneter.co.id – PT PP
(Persero) Tbk (PTPP) mendorong anak usahanya PT PP Presisi untuk melaksanakan
penawaran umum perdana saham atau Initial
Public Offering (IPO).
Dalam aksi ini PP Presisi
berencana melepas 2,35 miliar lembar saham atau sekitar 23% sahamnya ke publik.
PP Presisi mematok harga Rp430 per saham. Dengan begitu, dana yang akan
dikantongi PP Presisi akan mencapai Rp1,01 triliun.
Presiden Direktur PP Presisi
Iswanto Amperawan mengatakan, bahwa dana hasil IPO nantinya sekitar 70% akan
digunakan untuk belanja modal khususnya penambahan peralatan dan pembelian
lahan untuk workshop dan
lahan quarry batu.
Kemudian, lanjut
Iswanto, sisanya sekitar 30% akan digunakan untuk menyelesaikan proyek-proyek
infrastruktur.
“Perseroan berupaya
untuk dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dengan meningkatkan
kualitas operasi bisnis yang berbasis nilai tambah, inovasi secara kontinu,”
ujarnya.
Selain itu, menurutnya
perseroan juga ingin menciptakan tata kelola perusahaan yang lebih baik lagi.
Berdasarkan keterangan
resmi yang diterbitkan perusahaan, disebutkan jika Bahanan Sekuritas, CIMB
Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, serta Mandiri Sekuritas akan berperan
sebagai penjamin pelaksana emisi.
Adapun masa penawaran akan
dilakukan pada 20-21 November 2017 dan diharapkan sahamnya dapat segera
melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 November 2017. (HAP)




