Senin, Maret 2, 2026

Aceh Catat Impor USD3,19 Juta di November 2018

Must Read

Moneter.id – Provinsi
Aceh 
mencatat nilai impor sebesar 3,19 juta
dolar AS dengan volume 5,52 kilo ton
 di November tahun lalu. Angka ini meningkat tajam sebesar 480
persen 
dibanding Oktober 2018.   

“Jika
kita bandingkan impor November 2018, volume memang kecil. Tapi nilainya besar,
yakni 473,34 persen atau 3,19 juta dolar AS,” 
kata Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Senin
 (07/1).

Wahyudin mengaku,
besarnya nilai impor di bulan November tersebut karena dipengaruhi komoditas
minyak dan gas bumi (migas), berupa petroleum bitumen atau minyak aspal senilai
2,08 juta dolar AS di antaranya.

Sedangkan selebihnya merupakan barang asal dari luar negeri yang masuk ke
provinsi paling barat Indonesia ini, yakni komoditas nonmigas tercatat sebesar
1,1 juta dolar AS.

“Selama November, nilai impor komoditas nonmigas paling besar adalah bahan
kimia organik berupa phenol (fenol), dan it`s salts (garam) sebesar 1,09 juta
dolar AS di antaranya,” terangnya.

Seperti
diketahui 
nilai impor
di Oktober 2018 
hanya senilai
556.404 dolar AS dengan memiliki volume sembilan kilo ton lebih terdiri dari
berbagai komoditas nonmigas.

Namun bila dibandingkan bulan yang sama tahun 2017, terjadi peningkatan sekitar
20,87 persen atau senilai 4,13 juta dolar AS dengan volume 22,91 kilo ton
lebih.

“Dari periode Januari-November 2018, total Aceh telah mengimpor senilai
27,46 juta dolar AS dengan volume 84,65 kilo ton lebih, dan 5,81 juta dolar AS
di antaranya minyak aspal,” tegas Wahyudin.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img