Moneter –
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong kemudahan akses pembiayaan pelaku
UMKM Sumatra Utara melalui kegiatan Fintech
Business Matchmaking (Finback) yang dilaksanakan di Hotel Four Points by Sheraton
Medan, Kamis (14/4/2022).
Sandiaga mengatakan kemudahan akses pembiayaan
merupakan hal penting dalam upaya memajukan UMKM nasional, terutama di sektor
ekonomi kreatif. “Jadi kita harus bantu promosinya untuk permodalan
menjalankan usaha dan untuk yang bisnisnya belum feasible akan kita fasilitasikan agar segera feasible,” kata Sandiaga disiaran persnya, Kamis (14/4/2022).
Sandiaga menyampaikan sepanjang tahun 2021, ada
sekitar 29,69 juta pengguna layanan keuangan digital melalui pembiayaan
teknologi finansial peer to peer lending.
Meski demikian, masih banyak pelaku UMKM yang terjebak dengan pinjaman online
ilegal.
“Oleh karena itu kami hadir di sini agar
pemahaman masyarakat melalui sosialisasi, literasi, dan edukasi ke depan ini
lebih baik,” katanya.
Selain itu, Sandiaga juga mengajak para perwakilan
perusahaan financial technology
(fintech) untuk mengembangkan sektor parekraf di Tanah Air mempermudah akses
permodalan bagi pelaku UMKM.
“Bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi
kreatif, luaskan usaha mereka, kembangkan bisnis mereka, dan berikan akses
pembiayaan fintech peer to peer lending
yang telah berizin dari OJK. Karena 97 persen lapangan kerja diciptakan oleh
UMKM jadi UMKM ini harus berkembang,” ungkap Sandiaga.
Untuk diketahui, kegiatan Finback ini merupakan
kegiatan peningkatan kapasitas UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam
mengembangkan usaha mereka melalui akses pembiayaan fintech peer to peer lending yang telah berizin
dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pelaku
UMKM dalam memperoleh akses permodalan dan meningkatkan kapabilitas mereka
dalam mengidentifikasi bisnisnya, sebelum mengajukan pembiayaan melalui layanan
fintech peer to peer lending.




