Moneter.co.id – Bertepatan
dengan peringatan Hari Pahlawan di Surabaya, AXA Financial Indonesia (AFI)
meresmikan pembukaan kantor pemasarannya yang ke-59 di Indonesia. Pembukaan
kantor pemasaran ini merupakan bukti komitmen AFI untuk memberikan pelayanan
yang lebih baik serta guna mengembangkan bisnis di Surabaya serta Jawa Timur
(Jatim).
Pada
kesempatan ini juga, AFI memberikan bantuan berupa perlindungan asuransi jiwa,
bantuan dana dan paket sembako kepada pejuang Korps Cacat Veteran Republik
Indonesia (KCVRI) Surabaya dan keluarganya.
Presiden
Direktur AFI Budi Tampubolon mengatakan bahwa pemberian bantuan kepada para
mantan pejuang yang tergabung dalam KCVRI ini adalah bentuk apresiasi serta
rasa syukur perusahaan kepada mereka yang telah memperjuangkan jiwa dan raganya
demi terciptanya kemerdekaan di Indonesia.
’’Sebagai
perusahaan berpengalaman di bidang perlindungan jiwa dan kesehatan, tentu saja
AFI ingin melindungi sebanyak mungkin masyarakat Indonesia karena kami ingin
menjadi mitra utama perlindungan mereka, termasuk melindungi para veteran
beserta keluarganya,” ucapnya diketerangan resmi yang diterima, Minggu (12/11).
“Bagi kami, sebuah
kehormatan untuk bisa melindungi jiwa para mantan pejuang bangsa Indonesia dan
keluarganya karena tanpa pengorbanan mereka, kita tidak mungkin bisa menikmati
kemerdekaan dan kemajuan bangsa saat ini,’’ ujar Budi Tampubolon.
Pemberian
asuransi jiwa, bantuan dana dan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada 22
orang pejuang dan keluarga KCVRI Surabaya di kantor pemasaran ke-59 perusahaan
yang berlokasi di Jl. Dharmahusada, diwakili oleh Ibu Sri Sukarni, yang
merupakan janda dari Bapak Salik, seorang pejuang yang tergabung dalam KCVRI
Surabaya dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Sementara, Direktur
AFI Nina Ong menambahkan bahwa perluasan jaringan dan aksi sosial pada hari ini
adalah usaha perusahaan yang berkesinambungan untuk menjadi mitra utama dalam
memberikan solusi perlindungan bagi masyarakat Surabaya, kota sekitarnya serta
masyarakat provinsi Jawa Timur.
“Surabaya
sendiri sebagai gerbang utama provinsi Jawa Timur adalah titik strategis bagi
pertumbuhan AFI karena provinsi ini memiliki pertumbuhan ekonomi 5.03% pada Q2
2017, lebih tinggi dari angka nasional yang berada di 5.01%,” pungkas Nina Ong. (TOP)




