Kamis, Januari 15, 2026

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Solusi Dongkrak Pertanian Nasional

Must Read

Moneter.id – Kader
utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sektor pertanian Indonesia
berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sektor pertanian
negara-negara tetangga, terutama Thailand.  Hal itu menjadi salah
satu alasan mendasar Partai Berkarya tampil berkiprah dan memberikan solusi.
Salah satunya pupuk organik cair hipernano Bregadium.

“Kami
merasa 20 tahun lebih reformasi ini sektor pertanian menjadi terabaikan.
Kesejahteraan masyarakat, utamanya petani relatif turun. Sementara produk
pertanian kita tak berdaya menjadi produk kelas dua di tengah serbuan produk
pertanian negara lain,” kata Bambang, di sela panen raya petani binaan Partai
Berkarya di Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa
Tengah, Jumat, (22/03).

Panen
raya itu selain dihadiri ratusan warga, juga sejumlah kelompok tani dari
berbagai kecamatan di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas dan
Kebumen.

Kesejahteraan
rakyat, terutama petani, nelayan, buruh dan kalangan masyarakat kecil lainnya,
menurut Bambang menjadi fokus partai yang mengusung tagline Indonesia Berkarya tersebut. Kepedulian akan warga kelas
bawah itu menjadi nilai-nilai yang diwariskan sang ayah, Presiden Soeharto.

“Banyak
fakta yang kami lihat di kehidupan sehari-hari dan kesempatan bertemu untuk
bersambung rasa dengan para petani, nelayan, buruh, dan kalangan masyarakat
lainnya, membuat kepedulian kami bangkit. Kami merasa sudah saatnya Partai
Berkarya bangkit dan memberi solusi kepada negeri,” kata pimpinan kelompok
bisnis Bimantara itu.      

Sebagaimana
juga pernah dinyatakan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra, Bambang
menegaskan bahwa partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji.
Salah satu kepedulian itu adalah meningkatkan produksi pangan nasional dan
kesejahteraan para petani. Pada sisi itulah pupuk organik cair hypernano yang
diberi nama Bregadium, menjadi sumbangan Partai Berkarya.  

Pada
panen raya yang digelar di Desa Jambudesa, terbukti hasil produksi per hektare
lahan garapan para petani binaan Partai Berkarya jauh di atas rata-rata
produksi tanaman padi per hektare umumnya. Jika umumnya per hektare tanaman
padi menghasilkan rata-rata 7 ton, rata-rata hasil produksi petani binaan
Berkarya mencapai 10,8 ton gabah per hektarenya.

“Apalagi
pupuk ini pun organik, jadi para petani pun sebenarnya bisa menjual hasil
panennya sebagai beras organik yang tentu memiliki harga jauh lebih tinggi,”
kata Bambang.

Yang
paling membuat para petani gembira hingga tak mampu menahan sorak sorai, adalah
saat Bambang mengumumkan tawaran yang bernilai kepada mereka. “Para petani
boleh mengambil pupuk ini,” kata Bambang. “Bayarnya nanti, saat panen!”

Keunggulan-keunggulan
lain pupuk cair Bregadium, menurut Bambang, adalah praktis dan hemat. Petani
tidak perlu menggunakan alat transportasi, atau bersusah payah menggotong pupuk
dalam jumlah banyak, ke persawahan. Dua belas botol pupuk tersebut bisa
menggantikan 500 kg hingga 700 kg pupuk biasa.

“Keunggulan
lain pupuk ini adalah ramah lingkungan, menjaga bahkan memperbaiki kesuburan
tanah, serta menghemat pengeluaran petani sampai 355,”kata Bambang.

Pada
kesempatan itu, sebelum berdialog dengan petani, Bambang Tri, Tommy Soeharto
dan Mbak Tutut memberi bantuan mesin pembajak sawah, perontok padi, dan mesin
pompa air untuk membasahi tanah pertanian.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img