Selasa, Juli 28, 2026

Bank Indonesia : Surplus Neraca Perdagangan Indonesia pada April 2025 Menunjukkan Tren Positif

Must Read

Moneter.id – Bank Indonesia (BI) menilai surplus
neraca perdagangan Indonesia pada April 2025 menunjukkan tren positif untuk menopang ketahanan
eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

“Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini
positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih
lanjut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso di
Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca
perdagangan Indonesia pada April 2025 mencatat surplus sebesar 0,16 miliar
dolar Amerika Serikat (AS), melanjutkan surplus pada Maret 2025 sebesar 4,33
miliar dolar AS.

“Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan
dengan pemerintah dan otoritas lain guna meningkatkan ketahanan eksternal dan
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” kata Denny.

Adapun surplus neraca perdagangan terutama bersumber dari
surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap baik.

Neraca perdagangan nonmigas pada April 2025 mencatat surplus
sebesar 1,51 miliar dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas
sebesar 19,57 miliar dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung
oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti logam mulia dan perhiasan/permata
maupun ekspor produk manufaktur seperti mesin dan perlengkapan elektrik serta
bagiannya.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok,
Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Defisit neraca perdagangan migas tercatat menurun menjadi
sebesar 1,35 miliar dolar AS pada April 2025 sejalan dengan penurunan impor
migas yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor migas.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Bank Saqu Bukukan Kredit Rp 8,6 Triliun, DPK Tembus Rp 8,9 Triliun pada Semester I 2026

Bank Saqu mencatat pertumbuhan bisnis yang solid hingga pertengahan 2026. Bank digital milik Astra Financial dan WeLab tersebut membukukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img