Moneter.co.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bekerjasama dengan PT BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) dalam pemanfaatan produk dan layanan keuangan yang terintegrasi dalam skema bank at work. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam bertransaksi.
Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally mengatakan bahwa melalui layanan tersebut pegawai BPJS-TK dapat memanfaatkan fasilitas dan produk perbankan dengan fitur yang lebih kompetitif, baik dari sisi tarif maupun suku bunga.
“Di samping itu untuk proses pengajuan fasilitas kredit juga nantinya akan memiliki fitur yang lebih mudah dibandingkan dengan fitur produk perbankan reguler,” ucapnya, Rabu (3/5)
Ia menjelaskan, karyawan BPJS-TK juga akan mendapatkan akses terhadap layanan finansial yang komprehensif di Mandiri Group untuk kebutuhan proteksi, kesehatan, dan investasi seperti Bank Syariah Mandiri, Mandiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (Mandiri DPLK), Mandiri Inhealth, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri Investasi, AXA Mandiri Financial Services, Mandiri AXA General Insurance, Mandiri Sekuritas, dan lainnya.
Dirinya mengatakan melalui jaringan dan teknologi perbankan yang dimiliki perseroan dapat menjadi solusi keuangan yang tepat untuk meningkatkan kinerja BPJS-TK. Melalui kerja sama tersebut secara otomatis juga akan meningkatkan kinerja Bank Mandiri, baik dari sisi penyaluran kredit dan juga dari segmen transactional banking.
Sekedar informasi, hingga tiga bulan pertama tahun ini sepanjang periode tiga bulan pertama tahun ini perseroan berhasil meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp465,6 triliun. Nilai tersebut naik 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Perolehan itu didorong oleh peningkatan tabungan sebesar Rp38,8 triliun menjadi Rp287,5 triliun. Dengan demikian, total dana pihak ketiga (DPK) yang diperoleh Bank Mandiri menjadi Rp731,1 triliun, meningkat 11,6% secara year on year.
Rep.Hap




