Kamis, Oktober 22, 2026

BCA Perluas Pilihan Investasi Nasabah, Reksa Dana Sucor AM Bisa Dibeli Mulai Rp10.000

Must Read

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas pilihan investasi bagi nasabah dengan menggandeng PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) untuk memasarkan produk reksa dana. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas penetrasi investasi melalui jaringan perbankan, dengan nilai pembelian awal produk yang ditawarkan mulai Rp10.000.

Kerja sama yang diresmikan di Jakarta, Senin (19/10/2026), menghadirkan produk Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas B (SPSBF-B) melalui kanal distribusi BCA. Nasabah dapat mengakses produk tersebut lewat fitur Investasi pada aplikasi myBCA maupun kantor cabang yang menyediakan layanan transaksi investasi.

Ekspansi distribusi ini berlangsung ketika minat masyarakat terhadap instrumen reksa dana terus berkembang. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor reksa dana mencapai 29.841.507 single investor identification (SID) per akhir Agustus 2026. Besarnya jumlah investor tersebut menjadi peluang bagi manajer investasi dan perbankan untuk memperluas jangkauan produk sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan.

Direktur Utama Sucor AM Upik Susiyawati mengatakan, kemitraan dengan BCA diarahkan untuk menghadirkan pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, khususnya investor berprofil risiko moderat dengan sasaran investasi jangka menengah.

“Kami melihat industri Reksa Dana masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, didukung oleh semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam investasi. Melalui kemitraan dengan BCA, kami ingin terus mengambil bagian dalam mendorong perkembangan ekosistem investasi di Indonesia,” ujar Upik.

Bagi Sucor AM, kerja sama dengan BCA membuka peluang untuk menjangkau nasabah melalui infrastruktur perbankan yang telah terbentuk. BCA memiliki lebih dari 40 juta rekening nasabah per Juni 2026 dan didukung lebih dari 1.200 kantor cabang. Jaringan tersebut menjadi modal distribusi untuk memperkenalkan produk investasi kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan perbankan perseroan.

Meski demikian, akses terhadap produk investasi tidak serta-merta menjamin peningkatan hasil investasi. Pergerakan pasar, komposisi portofolio, dan kesesuaian produk dengan kebutuhan keuangan nasabah tetap menjadi faktor yang menentukan keputusan investasi.

SPSBF-B merupakan reksa dana campuran yang dapat mengalokasikan dana ke efek ekuitas, efek utang, serta instrumen pasar uang. Kombinasi sejumlah kelas aset tersebut memberikan fleksibilitas kepada manajer investasi dalam menyesuaikan strategi pengelolaan portofolio dengan kondisi pasar dan kebijakan investasi produk.

Karakteristik itu membuat produk reksa dana campuran dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin memperoleh eksposur ke beberapa jenis aset melalui satu instrumen. Namun, investor tetap menghadapi risiko fluktuasi nilai investasi, termasuk akibat perubahan harga saham dan surat utang dalam portofolio.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan, penambahan produk Sucor AM merupakan respons terhadap kebutuhan finansial nasabah yang semakin beragam. Perseroan berupaya mempermudah akses investasi melalui ekosistem layanan yang tersedia, baik secara digital maupun melalui kantor cabang.

“Kami menyadari minat investasi masyarakat terus tumbuh positif dan BCA hadir untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Hadirnya produk Reksa Dana Sucor AM di BCA merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan alternatif investasi bagi masyarakat yang sesuai dengan profil dan tujuan finansialnya,” ujar Haryanto.

Saat ini, transaksi investasi di BCA dapat dilakukan melalui fitur Investasi pada aplikasi myBCA dan lebih dari 190 kantor cabang yang melayani transaksi investasi. Kanal digital menjadi salah satu sarana untuk mempermudah nasabah mengakses produk tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Dengan nilai pembelian awal Rp10.000, produk SPSBF-B menyasar masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dengan nominal relatif terjangkau. Namun, calon investor tetap perlu memahami prospektus, biaya, kebijakan investasi, serta risiko produk sebelum menempatkan dana.

Ke depan, BCA dan Sucor AM berkomitmen memperluas kolaborasi dalam menyediakan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Keberhasilan strategi ini akan bergantung bukan hanya pada luasnya jaringan distribusi dan kemudahan transaksi, melainkan juga pada kemampuan industri membangun kepercayaan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap karakteristik investasi reksa dana.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pasar Properti Indonesia Kian Selektif, Colliers Soroti Perubahan Strategi Pengembang

Pasar properti Indonesia menunjukkan tren pemulihan pada kuartal III 2026. Namun, perbaikan kondisi pasar tidak lagi menjamin seluruh aset...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img