Moneter.id – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus
mendukung dunia pendidikan Indonesia, yakni dengan menyerahkan beasiswa Bakti
BCA kepada 16 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Salah satunya dengan
memberikan beasiswa untuk dua perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, Institut
Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR) dengan nilai
total Rp4,95 miliar.
Kepala Kantor Wilayah III BCA Frengky
Chandra Kusuma mengatakan, beasiswa Bakti BCA diberikan senilai masing – masing
Rp250 juta dengan total 629 mahasiswa, dan diharapkan memotivasi mahasiswa
untuk berprestasi.
“Beasiswa
Bakti BCA dikembangkan sejak tahun 1999 dan ditujukan bagi mahasiswa Strata
Satu (S1) yang berprestasi namun memiliki kendala finansial,” katanya,
Selasa (12/2).
BCA, kata dia, juga secara aktif melengkapi mahasiswa dengan kemampuan soft
skill yang dibutuhkan saat menempuh jenjang perguruan tinggi dan persiapan
memasuki kerja.
“Persaingan anak muda saat ini kian
ketat sehingga dibutuhkan motivasi yang lebih besar untuk mahasiswa agar mampu
makin berprestasi di bidangnya,” katanya.
Oleh karena itu, BCA meyakini bahwa
mengasah kemampuan di bidang pendidikan tak ada habisnya, dan melalui program
Bakti BCA yang diprakarsai oleh CSR BCA dapat turut memberikan insight kepada
mahasiswa untuk terus berprestasi.
Ia menjelaskan, beasiswa Bakti BCA saat
ini sudah memasuki tahun ke 20, dan akan terus dievaluasi. Tercatat pada tahun
2014 dana dialokasikan untuk program Beasiswa Bakti BCA senilai Rp3,8 miliar
dan diserahkan kepada 16 perguruan tinggi negeri.
Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp4,1
Miliar pada tahun 2015, Rp4,25 Miliar pada tahun 2016 dan kembali ditingkatkan
menjadi Rp4,45 Miliar di tahun 2017.
Adapun jumlah mahasiswa yang menerima
beasiswa pada periode tahun ajaran 2014/2015 adalah sebanyak 481 mahasiswa, 554
mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2015/2016.
Berikutnya, 587 mahasiswa untuk periode
tahun ajaran 2016/2017, 636 mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2017/2018, 629
mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2018/2019.
“Kami juga berkomitmen memberikan
pembinaan bagi mahasiswa penerima beasiswa yang tertarik didalam dunia
wirausaha. Sehingga kami harap, kegiatan peningkatan kapasistas mahasiswa dapat
menjadi bekal yang cukup untuk menghadapi dunia kerja,” katanya.




