Moneter.co.id – Kepala Bursa
Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Pontianak, Taufan Febiola menyebutkan bahwa
Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau dikenal Bank Kalimantan Barat (Kalbar) berpotensi
untuk go public” di bursa efek.
”Bank Kalbar
sudah layak IPO dan melantai di bursa efek. Kinerja Bank Kalbar menurut saya
sudah kelas A,” ujarnya di Pontianak, Minggu (1/04).
Dirinya merincikan bahwa Bank
Kalbar dari sisi kinerja keuangan, kegiatan bisnis, profit, manajemen dan
lainnya sudah sangat layak.
”Untuk mau go public sekarang Bank Kalbar tinggal
pemegang sahamnya saja yakni Pemerintah Provinsi Kalbar dan pemerintah
kabupaten yang ada di Kalbar,” jelas dia.
Dikatakan dia, sejauh ini
pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan Bank Kalbar agar bisa melantai di
bursa efek.”Dengan masuk bursa, Bank Kalbar memiliki alternatif pembiayaan dan
tidak hanya mengandalkan APBD saja,” kata dia.
Dirinya berharap Bank Kalbar
bisa segera masuk bursa sehingga masyarakat di Kalbar juga bisa memiliki saham
bank kebanggaan daerah tersebut. Selain Bank Kalbar pihaknya juga sudah
melakukan pendekatan kepada perusahaan penggalangan kapal yang ada di Pontianak
untuk masuk bursa.
”Kita akan
terus melihat perusahaan yang layak dan potensial untuk didorong agar masuk
bursa. Kita yakin dengan go public
perusahaan akan semakin besar memiliki modal dan bisa maju dengan baik,” tungkasnya.
(HAP)




