Moneter.id – Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Berkarya
daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV yang meliputi Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang,
Magelang Kota, dan Temanggung, Milasari Kusumo Anggraini, aktif membangun
ekonomi kerakyatan dengan membentuk lebih dari seratus komunitas usaha kecil
dan menengah (UKM) dan petani di Kabupaten Wonosobo.
Sejak memutuskan terjun ke politik, dengan
mengenakan rompi Partai Berkarya bentukan Tommy Soeharto, Milasari mengarahkan
petani bersemangat memproduksi hasil pertanian yang dapat bersaing di pasar
nasional, dan memotivasi usaha kecil terus meningkatkan omzet penjualan.
“Saya blusukan ke desa-desa, bahkan sampai ke desa
paling terpencil di lereng Gunung Sumbing, dan lereng Gunung Sindoro,” kata Milasari,
Rabu (20/03).
CEO PT Intrajasa dan PT Berkarya Makmur Sejahtera,
perusahaan yang mengembangkan toko grosir GoRo atau Gotong Royong ini membangun
ekonomi kerakyatan harus dimulai dengan membina petani mendapatkan produk pertanian
terbaik, menampung dan memasarkannya.
“Dengan begitu
petani tidak perlu lagi menunggu tengkulak membeli hasil panen. Petani
juga menikmati harga hasil panen yang layak dan menyejahterakan,” paparnya.
Di sektor UKM, lanjut Milasari, ia membantu anggota
komunitas membangun toko-toko kecil dan mengisinya dengan barang-barang yang
banyak diperlukan masyarakat.
“UKM selalu kesulitan uang tunai untuk memenuhi tokonya
dengan aneka macam barang. Oleh karena itu, kami meringankan UKM dengan memberi
tenggang waktu pembayaran, lalu kami memotivasi mereka untuk meningkatkan
omzet,” kata Mbak Mila, demikian perempuan itu biasa dipanggil.
Di aku media sosialnya, Mbak Mila mengatakan toko
eceran yang dibangun dengan bantuannya menjual bahan pokok, dan melibatkan
banyak pemasok di tingkat petani dan peternak level ekonomi mikro.
“Respon pelaku ekonomi, terutama para supplier,
sangat positif karena sistem ini menjawab kebutuhan masyarakat kelas menengah
dan bawah di seluruh Indonesia,” bebernya.
Di Wonosobo, misalnya, saat ini telah terbentuk
seratus komunitas petani dan UKM. Jika satu komunitas beranggotakan seratus
orang, maka ada 10 ribu orang yang terlibat dalam UKM. Di luar komunitas, Mila
juga menggandeng koperasi.
“Yang kami inginkan adalah situasi perekonomian
masyarakat kembali seperti era Presiden Soeharto,” ujar Mbak Mila.
Caleg-caleg Partai Berkarya di seluruh Indonesia,
kata bendahara DPW Partai Berkarya Jateng itu, berusaha membangun ekosistem
ekonomi kerakyatan. Tanpa membangun ekosistem, sangat sulit mewujudkan ekonomi
kerakyatan yang kuat.
“Ini juga komitmen Partai Berkarya dan Pak Tommy Soeharto.
Kami akan terus berkarya demi mewujudkan Indonesia makmur dan sejahtera,”
pungkasnya.




