Kamis, Januari 15, 2026

Berjalan Lambat, Ini Kendala Jasa Marga Bangun Jalan Tol

Must Read

Moneter.co.id – PT
Jasa Marga Tbk (JSMR) menyatakan menemui beberapa kesulitan dalam upaya
menggenjot pembangunan jalan tol, di antaranya yakni pembebasan lahan hingga
ketersediaan pendanaan.

Direktur
Utama Jasa Marga Desy Arryani mengatakan, saat ini pihaknya memiliki 18 proyek
tol baru dengan total investasi sebesar Rp105 triliun.

“Risiko utama jalan tol di pembebasan tanah, kita punya
18 proyek baru sejak tidak lagi jadi regulator. Ada Rp105 triliun
investasinya,” ujarnya, Jumat (17/11).

Desy menjelaskan, setelah tidak lagi jadi regulator pada
2005, pembangunan ruas tol masih berjalan lambat, cuma menyentuh angka 600
kilo meter sampai 2015.

“Setelah
2005-2015 relatif lambat sampai 600 kilo meter sampai akhir tahun lalu. Kita
optimis lebih cepat setelah ada Undang-undang baru pembebasan tanah,”
katanya.

Dengan adanya aturan tersebut, Ia menjelaskan, pemerintah tak
lagi kesulitan soal masalah lahan ketika akan membangun proyek tol.

“Merupakan
tanggung jawab pemerintah, bayar dengan harga pasar. Masyarakat tak sekedar
ikhlas tapi senang, bisa meningkatkan taraf kehidupan, kalau perselisihan di
pengadilan, kita tetap lakukan konstruksi,” ujar Desy.

Selain tanah, pendanaan juga menjadi kendala karena Jasa
Marga hanya punya ekuitas Rp16 triliun dari kebutuhan Rp105 triliun, sehingga
perlu pendanaan.

“Jasa
Marga perlu funding lewat sekuritisasi yang merupakan bukan utang, kita lepas future income, kupon kita bayar dan bond di level bawah dengan bunga kecil.
Akhirnya pendanaan bukan masalah lagi,” pungkasnya. (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img