Jumat, Februari 27, 2026

BNI Bagikan Dividen Rp10,45 Triliun dari Laba Bersih Tahun Buku 2023

Must Read

Moneter.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berencana
membagikan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2023, atau
senilai Rp10,45 triliun.

“Nilai pembagian dividen
naik 42,76 persen dari total dividen tahun buku 2022 yang senilai Rp7,32
triliun. Dengan demikian, nilai dividen kali ini ditetapkan sebesar Rp280,49
per lembar saham,” kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar di Jakarta, Senin (4/3/2024).

Royke menyebut perseroan
akan menyetorkan dividen sebesar Rp6,27 triliun ke rekening Kas Umum Negara.Hal
ini telah memperhitungkan komposisi saham milik pemerintah sebesar 60 persen,

Lanjutnya, porsi 50 persen
lainnya dari laba bersih atau senilai Rp10,45 triliun akan digunakan sebagai
saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha berkelanjutan BNI Group ke depan.

“Kenaikan rasio pembayaran
dividen menjadi 50 persen di tahun ini dilakukan seiring dengan kinerja
keuangan perseroan yang terus membukukan kinerja positif dengan capaian laba
bersih senilai Rp20,9 triliun di 2023,” ujar Royke.

Rasio kecukupan modal atau
Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan pada level yang sehat mencapai 22
persen per Desember 2023,

Sehingga, menurut Royke,
perseroan memiliki kapasitas untuk membagikan dividen dengan rasio dan nilai
yang lebih besar, sambil tetap memenuhi kebutuhan bisnis dan investasi BNI
Group.

Lebih lanjut, pihaknya
berkomitmen dan berupaya disiplin terus melanjutkan program transformasi agar
semakin berdampak positif pada kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional dan
profitabilitas perusahaan.

Seiring dengan itu,
perseroan berkomitmen terhadap implementasi prinsip ESG, seperti penetapan framework
dan roadmap ESG untuk jangka pendek, menengah dan panjang, dengan target
Net Zero Emission (NZE) Operasional pada tahun 2028 dan NZE Pembiayaan
pada tahun 2060.

Sepanjang 2023, BNI
membukukan laba bersih sebesar Rp20,9 triliun, atau tumbuh 14,2 persen year on
year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan non-bunga (non-interest
income
) perseroan terus memberikan dorongan positif pada profitabilitas,
dengan capaian sebesar Rp21,47 triliun selama 2023 atau tumbuh 6,6 persen
(yoy).

Sebelumnya,
Perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan menyetujui perubahan
susunan jajaran komisaris dan direksi.

Adapun susunan Anggota Dewan
Komisaris BNI saat ini, diantaranya :

– Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Pradjoto

– Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury

– Komisaris Independen: Sigit Widyawan

– Komisaris: Askolani.

– Komisaris Independen: Asmawi Syam

– Komisaris: Mohamad Yusuf Permana

– Komisaris Independen: Iman Sugema

– Komisaris Independen: Septian Hario Seto

– Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet

– Komisaris: Fadlansyah Lubis

– Komisaris: Robertus Billitea.

 

Susunan Anggota Direksi BNI saat ini, yakni:

– Direktur Utama: Royke Tumilaar

– Wakil Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan

– Direktur Digital & Integrated Transaction Banking: Hussein
Paolo Kartadjoemena

– Direktur Enterprise & Commercial Banking: I Made Sukajaya

– Direktur Finance: Novita Widya Anggraini

– Direktur Risk Management: David Pirzada

– Direktur Institutional Banking: Munadi Herlambang

– Direktur Network & Services: Ronny Venir

– Direktur Retail Banking: Corina Leyla Karnalies

– Direktur Human Capital & Compliance: Mucharom

– Direktur Technology & Operations: Toto Prasetio

– Direktur Wholesale & International Banking: Agung Prabowo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img