Kamis, Januari 15, 2026

BPS: Ekonomi Indonesia Naik 5,17 Persen di Triwulan III/2018

Must Read

Moneter.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia di triwulan III/2018
meningkat 5,17% secara tahunan (year-on-year). Pencapaian ini tumbuh dari
periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,06% (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan pertumbuhan ekonomi secara
kumulatif dari triwulan I/2018 hingga triwulan III/2018 tumbuh sebesar 5,17%
(yoy).

“Masih ada satu triwulan lagi untuk 2018, kalau bisa bagus maka
pertumbuhan ekonomi selama satu tahun juga bisa bagus,” ucapnya, Senin
(5/11).

Dia menyebutkan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi triwulan
III/2018 sebesar 5,17% (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan III/2016 yang
tercatat 5,03% dan triwulan III/2015 4,78%.

Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi
untuk triwulan III/2018 berasal dari konsumsi rumah tangga sebesar 2,69%
disusul pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 2,24%, dan konsumsi pemerintah
0,48%.

Defisit neraca perdagangan yang masih terjadi menyebabkan net
ekspor memberikan konstribusi negatif 1,10% terhadap pertumbuhan PDB triwulan
III/2018.

Komponen sisi pengeluaran yang mengalami pertumbuhan
tertinggi yaitu pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah
tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,54% karena dimulainya tahapan pemilihan umum
serentak.

Sementara dari sisi produksi, sumber pertumbuhan ekonomi
tertinggi untuk triwulan III/2018 berasal dari industri pengolahan sebesar 0,91%
disusul perdagangan 0,69%, konstruksi 0,57%, dan pertanian 0,49%.

Pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha di mana yang
tertinggi dicapai oleh lapangan usaha jasa lainnya sebesar 9,19% disusul
informasi dan komunikasi 8,98%, dan jasa perusahaan 8,67%.

Struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan III/2018
didominasi oleh kelompok provinsi di Jawa dan Sumatera. Jawa memberikan
kontribusi terbesar terhadap PDB, yakni sebesar 58,57%, diikuti oleh Sumatera
sebesar 21,53%, dan Kalimantan 8,07%.

“Indonesia Timur tumbuh lebih tinggi, Maluku dan Papua
6,87% (kontribusi 2,51%) dan Sulawesi 6,74% (6,28%),” pungkasnya.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img