Selasa, Maret 3, 2026

BTN Buka Akses KPR Bagi Ojek Online Semarang

Must Read

Moneter.co.id – PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membuka akses KPR bagi para 
driver ojek online yang
tergabung dalam Mitra Go-Jek di Semarang. Sebelumnya, perseroan juga telah
membuka peluang KPR bagi Mitra Go-Jek di Jabodetabek, Palembang, dan Surabaya.
Langkah ini dilakukan guna memperluas akses kredit pemilikan rumah (KPR) bagi
para tukang 
ojek online alias
Ojol. 

Sekitar 27.000 tukang Ojol yang tergabung dalam
Mitra Go-Jek diberi kesempatan untuk mengakses KPR BTN dengan bunga rendah dan
skema cicilan ringan.

Direktur Bank BTN Oni
Febriarto mengatakan, sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah, Bank
BTN terus melakukan berbagai inovasi dan kemitraan. Tujuannya, untuk menjangkau
semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki hunian, khususnya masyarakat
berpenghasilan rendah dan pekerja informal.

Sejalan
dengan komitmen tersebut, kata Oni, Bank BTN kembali membuka peluang bagi para
Mitra Go-Jek di Semarang untuk dapat memiliki rumah dengan cicilan tidak
mencapai Rp50.000 per hari. 

“Memiliki rumah
menjadi kebutuhan dasar dan hak setiap masyarakat Indonesia. Dengan perluasan
akses KPR bagi para tukang ojek
online
 di Semarang ini, kami berharap semakin banyak orang
memiliki rumah, terutama dalam rangka mendukung kesuksesan Program Satu Juta
Rumah,” ujar Oni, Selasa (19/12). 

Adapun, fasilitas KPR
khusus bagi Go-Jek ini telah diluncurkan pada Mei 2017. Hingga November
2017, tercatat lebih dari 4.500 mitra Go-Jek yang telah mengajukan diri
untuk bisa memeroleh fasilitas KPR khusus tersebut.

Sebanyak 397
Mitra Go-Jek pun telah melakukan akad KPR dengan nilai total Rp51,6 miliar
pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 KPR BTN, pekan lalu. 

Selain itu, dalam rangka
mempermudah masyarakat dan Mitra Go-Jek memiliki rumah, Bank BTN juga
menggelar Mini Expo Perumahan selama 4 hari di Semarang. Mini Expo serupa juga
telah digelar di beberapa kantor cabang Bank BTN di kota-kota besar mulai 11-15
Desember 2017. 

“BTN menyediakan fasilitas
KPR Mikro bagi para pekerja informal lainnya. Fasilitas tersebut, tambah dia,
sebagai wujud komitmen Bank BTN menjangkau lebih banyak masyarakat untuk
memiliki rumah, terutama kalangan masyarakat menengah ke bawah,” ucap Oni.

Melalui fasilitas KPR BTN
Mikro, para pekerja informal bisa memiliki rumah dengan plafon kredit maksimal
Rp75 juta dan tenor 20 tahun. KPR BTN Mikro juga menawarkan skema pembiayaan
dengan besaran uang muka dan angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan
pekerja. 

“Langkah ini juga
sejalan dengan inklusi keuangan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat
Indonesia mengakses layanan perbankan,” kata Oni.

Asal tahu saja, selama 41
tahun, BTN telah mengucurkan kredit baik berskema konvensional maupun syariah
senilai Rp230,2 triliun untuk merealisasikan KPR bagi 4,1 juta unit rumah. Dari
pencapaian tersebut, sebesar 3,08 juta unit atau lebih dari 75% di antaranya
mengalir dalam bentuk KPR Subsidi. Angka tersebut setara dengan nilai KPR
Subsidi sebesar Rp110,45 triliun. Sementara sisanya atau sebesar Rp119,76
triliun didistribusikan dalam bentuk KPR Non-Subsidi. (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img