Moneter.id – Platform jual beli online, Bukalapak mengembangkan
layanan investasi berbasis syariah ‘BukaReksa Syariah’ dan ‘BukaModal Syariah’.
Pengembangan ini untuk memudahkan pengguna Bukalapak melakukan investasi dan
juga mencari pendanaan dengan skema syariah.
Co-Founder dan Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid
mengatakan, pengguna Bukalapak untuk berinvestasi syariah terhitung cukup
besar.
“Hingga Juli 2019, 51% dari dana kelolaan (AUM) milik
BukaReksa berasal dari reksa dana syariah. Sedangkan, BukaModal syariah mampu
menarik pengajuan aplikasi pinjaman hingga lebih dari tiga kali lipat
dibandingkan dengan versi konvensional,” ucapnya di Jakarta, akhir pekan lalu.
Kedua fitur tersebut juga menggandeng beberapa
perusahaan ternama di Indonesia sebagai partner. “Ini menarik karena sebagian
besar pengguna kami anak muda. Kami senang kebiasaan investasi sudah semakin
meluas,” ujar Fajrin.
Bukalapak sepakat untuk terus mematuhi sharia
compliance pada fitur yang diluncurkan, termasuk juga bekerjasama
dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dalam bentuk penandatanganan
nota kesepahaman.
Selain fitur keuangan syariah, Bukalapak juga aktif
mengumpulkan donasi, zakat, qurban dan dana kebencanaan dari pengguna untuk
disalurkan kepada lembaga partner.




