Selasa, Januari 27, 2026

Busyro: Negara Hanya Basa-basi Soal Perlindungan Pemberantasan Korupsi

Must Read

Moneter.co.id – Kejadian penyimaran air keras terhadap Novel Baswedan merupakan salah satu kejadian yang terus menerus dialami para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ini membuktikan Negara belum serius melindungi pemberantasan korupsi. Pasalnya, teror dan serangan terus berulang kali terjadi ke para pejuang anti rasyuah, serta tak kunjung pernah terungkap sampai akhir.

“Upaya-upaya yang dulu dilakukan tidak ada hasilnya sama sekali, itu menggambarkan negara tidak serius,” kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqodas, Selasa (11/4).

Busyro menilai Negara hanya berbasa-basi saja soal perlindungan karena hal tersebut terus berulang. Jika ingin membereskan hal tersebut maka harus mengusut tuntas sampai ke dalang penyerangan.

Sementara, mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto menyebut perlindungan tak cukup hanya dari Negara atau KPK saja. Perlu unsur lain misalnya masyarakat di lingkungan domisili penyidik.

“Tak mungkin lagi hanya KPK yang melindungi penyidik-penyidiknya. Civil society juga harus ikut, tempat dimana ada penyidik KPK itu harus dilindungi,” kata Bambang.

Pernyataan tersebut didasari laporan bahwa masyarakat di lingkungan rumah Novel menenggarai ada orang-orang tak dikenal. Sehingga menurut Bambang masyarakat juga harus membangun kesadaran untuk melindungi pemberantas korupsi seperti Novel.

Rep.Top

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img