Minggu, Maret 15, 2026

Capai Rp2,43 Triliun, Kemenperin Realisasikan Anggaran Tahun 2017

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mampu merealisasikan anggaran
sepanjang tahun 2017 mencapai Rp2,43
triliun atau 92,72% dari pagu yang telah ditetapkan sebesar Rp2,62
triliun. Serapan tahun lalu itu
sudah
melampaui persentase angka realisasi anggaran nasional, yaitu 91,76%.

“Penyerapan anggaran di tahun 2017 secara nominal
lebih besar hingga Rp362,69 miliar dibandingkan tahun 2016,” kata Menteri
Perindustrian Airlangga Hartarto pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI
tentang Pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (19/7).

Airlangga menyampaikan, mengenai laporan keuangan Kemenperin tahun lalu tersebut, Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan o
pini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Jadi, dari laporan hasil pemeriksaan
tahun 2017, kami meraih opini WTP kesepuluh kalinya berturut-turut,” ujarnya.

Opini WTP merupakan
pernyataan profesional dari BPK terkait kewajaran informasi dalam laporan
keuangan dengan didasarkan empat kriteria. Keempat syarat itu adalah kesesuaian
standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.

Sementara untuk tahun
2018, Menperin menjelaskan, pihaknya terus berupaya lebih mengoptimalkan
serapan anggaran yang telah disetujui DPR RI sebesar Rp2,8 triliun.

“Dana tersebut disalurkan dalam program prioritas untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri,
pengembangan teknologi dan kebijakan industri,
serta penumbuhan dan pengembangan
industri kecil dan menengah (IKM),” paparnya.

Guna meningkatkan kinerja
serapan anggaran Kemenperin tahun ini, Airlangga mengaku akan terus
melakukan
koordinasi internal, seperti pemantauan pengadaan barang dan jasa untuk
mendorong

percepatan realisasi anggaran khususnya belanja modal.

“Selain itu, koordinasi
dengan Kementerian

Keuangan terkait dengan pencairan revisi anggaran untuk kegiatan yang
memerlukan penyesuaian dan
pencairan tanda bintang,” tuturnya.

Dari hasil kesimpulan raker kali ini, yang dibacakan
oleh
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana selaku pimpinan
rapat, Komisi VI DPR mengapresiasi realisasi anggaran Kemenperin Tahun 2017
sebesar Rp 2,43 triliun atau 92,72% dari pagu anggaran sebesar Rp 2,62 triliun.

“Selanjutnya, Komisi VI DPR mengapresiasi upaya yang telah dilakukan
Kemenperin untuk percepatan realisasi anggaran tahun 2017, serta kebijakan
penyerapan anggaran tahun 2018,” ujar Azam. Komisi VI DPR.

 

 

 (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Potensi Zakat Indonesia Bisa Capai Rp327 Triliun per Tahun, Realisasi Baru 12–15 Persen

Indonesia dinilai memiliki potensi zakat yang sangat besar, namun hingga kini belum sepenuhnya teroptimalkan. Hal tersebut disampaikan oleh Rahmat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img