Sabtu, Maret 21, 2026

Ekonomi

Aftech: Banyak Model Bisnis, Izin OJK BI atau Kominfo?

Moneter.co.id - Perkembangan perusahaan jasa keuangan digital atau financial technology (fintech) semakin marak. Perubahan sistem pembayaran digital ini juga sejalan dengan langkah Bank Indonesia lewat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada tahun 2014 lalu. Berdasarkan data bank sentral, rata-rata nilai transaksi harian pengguna uang elektronik sepanjang...

Tito Sulistio Bakal Calonkan Lagi Dirut BEI Periode 2018-2021

Moneter.co.id - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengaku akan mencalonkan diri kembali untuk periode 2018-2021 menjelang akan berakhirnya masa bakti Direksi BEI 2015-2018. ”Insya Allah, kalau masih dipercaya ya diterusin," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/3). Tito mengatakan bahwa dirinya telah mengajak sejumlah nama...

Riset: Buat Perekonomian Indonesia, Go-Jek Sumbang Rp 9 Triliun Lebih per Tahun

Moneter.co.id - Berdasarkan hasil penelitian Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) mengenai dampak sosial ekonomi dari hadirnya Go-Jek terhadap perekonomian Indonesia dalam periode Oktober-Desember 2017.   Perusahaan penyedia jasa transportasi online ini tercatat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia sekira Rp9,9 triliun setiap tahunnya...

Utang Indonesia Bertambang Daya Saing Menurun

Moneter.co.id - Pertumbuhan utang Indonesia meningkat secara pesat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini semestinya mampu meningkatkan produktivitas dan akselerasi pertumbuhan ekonomi. Termasuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kemandirian ekonomi Indonesia. Meski utang terus bertambah, hal itu tidak terjadi. "Ternyata outstanding utang Indonesia terus bertambah, namun...

Kasus Skimming Marak, Komisi XI DPR: BI dan OJK Harus Bertindak Lindungi Nasabah

Moneter.co.id - Anggota Komisi XI DPR Ecky Awal Mucharam mengimbau Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu mengambil kebijakan yang tegas untuk mengatasi masalah perlindungan nasabah, seiring maraknya kasus pembobolan sejumlah rekening baru-baru ini. “OJK dan BI sebagai otoritas perbankan harus segera...

DJP Kemenkeu: 6,4 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

Moneter.co.id - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menyatakan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mencatat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) Tahunan sampai dengan pagi ini, Selasa (20/3) sudah mencapai 6,4 juta Wajib Pajak (WP). "Sampai dengan hari ini...

Analis: Berharap Pelemahan Rupiah Hanya Sementara

Moneter.co.id - Penguatan nilai tukar rupiah hingga pertengahan pekan kemarin mampu membentuk tren kenaikan. Namun, tren ini masih harus kembali diuji ketahanannya seiring mulai adanya pembalikan arah melemah di akhir pekan. Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, diharapkan pelemahan tersebut bersifat sementara seiring masih...

BNI dan Mandiri Kenakan Biaya Top Up Go-Pay

Moneter.co.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengenakan biaya untuk transaksi pengisian ulang saldo atau top up Go-Pay.  Top up saldo Go-Pay dapat dilakukan melalui mesin ATM, mobile banking, dan internet banking.  Berdasarkan keterangan resmi di laman...

BI Catat Utang Indonesia Rp 4.897 Triliun Hingga Januari 2018

Moneter.co.id - Bank Indonesia mencatat utang Indonesia sebesar USD 357,5 miliar atau sebesar Rp 4.897,7 triliun (kurs Rp 13.700) hingga Januari 2018. Dari angka tersebut, utang bank sentral dan pemerintah sebesar USD 183,4 miliar atau sebesar Rp 2.512,5 triliun serta utang swasta sebesar USD...

Defisit Perdagangan Patut Diwaspadai

Moneter.co.id - Setelah menikmati surplus sejak tahun 2015, neraca perdagangan Indonesia dalam tiga bulan terakhir kembali jatuh defisit. Dengan defisit pada bulan Februari 2018 sebesar USD 0,12 Miliar, maka total defisit dalam tiga bulan sejak Desember 2017 menjadi USD 1,1 Miliar.  Defisit perdagangan selama tiga...
- Advertisement -spot_img

Latest News

BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Fokus Jaga Rupiah dan Dorong Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang...
- Advertisement -spot_img