Senin, Maret 2, 2026

CIMB Niaga Terbitkan Surat Utang Rp1 Triliun

Must Read

Moneter.id – PT Bank CIMB
Niaga Tbk (CIMB Niaga) melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 minimal sebesar Rp1 triliun serta Obligasi
Subordinasi Berkelanjutan Tahap I Tahun 2019 di Jakarta, Senin (18/11/2019).
 

“Penerbitan
obligasi tersebut merupakan bagian dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan III
Bank CIMB Niaga dengan target dana sebesar Rp6 triliun,” kata Direktur Strategy
and Finance CIMB Niaga Lee Kai Kwong.

Lanjut Lee
Kai Kwong, dana yang diperoleh seluruhnya akan digunakan untuk meningkatkan
pendanaan dalam mendukung pertumbuhan kredit CIMB Niaga.

“Kami berharap obligasi
tersebut menarik minat para investor dan akan mendorong pertumbuhan positif
bisnis CIMB Niaga ke depan,” kata Lee Kai Kwong.

Obligasi tersebut ditawarkan dengan tenor 370 hari dan kupon 6,00%-6,75%. Serta
untuk tenor 2 tahun dengan kupon 6,50%-7,25%, sedangkan untuk tenor 3 tahun
dengan kupon 7,00%-7,75%. Dan terakhir untuk tenor 5 tahun dengan kupon
7,40%-8,15%.

Adapun untuk
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2019 diterbitkan minimal sebesar Rp100 miliar.

“Penerbitan
obligasi ini merupakan strategi perseroan untuk memperpanjang tenor pendanaan.
Untuk tenor 5 tahun dengan kupon 7,75%-8,50%. Sedangkan 7 tahun dengan kupon 7,85%-8,60%,”
jelas Lee Kai Kwong.

Menurutnya, penerbitan tersebut dalam rangka mendukung pertumbuhan kredit.
Selain itu, inisiatif ini juga dilakukan untuk memenuhi POJK Nomor
14/POJK.03/2017 terkait Rencana Aksi (Recovery Plan) guna menjaga ketahanan
permodalan.

CIMB Niaga juga menunjuk PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT
Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi dalam
penerbitan Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini. Sementara, bertindak sebagai
wali amanat adalah PT Bank Permata Tbk.

Perseroan
juga menjadwalkan masa bookbuilding
Obligasi dan Obligasi Subordinasi tersebut pada 18-29 November 2019 dan
penjatahan pada 17 Desember 2019. Adapun pencatatan di Bursa Efek Indonesia
direncanakan pada 20 Desember 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img