PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal III-2026. Perseroan membukukan laba bersih Rp22 miliar, melesat 114,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp10,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan perseroan sebesar 29,6% YoY menjadi Rp420,2 miliar dari sebelumnya Rp324,3 miliar. Peningkatan penjualan di seluruh segmen produk menjadi penopang utama kinerja emiten manufaktur furnitur tersebut.
Segmen produk perkantoran menjadi penyumbang pendapatan terbesar CINT. Pendapatan segmen ini mencapai Rp249,3 miliar sebelum eliminasi, meningkat 54,5% dibandingkan Rp161,3 miliar pada kuartal III-2025.
Tak kalah agresif, segmen produk pendidikan mencatatkan pendapatan Rp240 miliar atau tumbuh 53,2% YoY dari Rp156,7 miliar. Pertumbuhan kedua segmen tersebut menunjukkan penguatan permintaan terhadap produk furnitur untuk kebutuhan korporasi maupun institusi pendidikan.
CINT juga membukukan pertumbuhan pada segmen produk kesehatan, hotel, banquet and restaurant, kursi lipat, hingga segmen lainnya. Dengan demikian, pertumbuhan bisnis perseroan tidak hanya bertumpu pada dua segmen utama, tetapi juga ditopang oleh diversifikasi lini produk.
Direktur CINT R Nurwulan Kusumawati mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil upaya perseroan menjaga kinerja operasional dan meningkatkan daya saing bisnis.
“Pencapaian kinerja positif yang berhasil kami bukukan mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat daya saing bisnis. Kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini melalui pengelolaan bisnis yang konsisten serta langkah-langkah strategis yang berorientasi pada keberlanjutan usaha,” kata Nurwulan.
Untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan, CINT akan memperkuat fundamental bisnis melalui perluasan portofolio, diversifikasi usaha, dan inovasi produk. Perseroan menyiapkan sejumlah produk, termasuk C-Pro Airmate, hospital bed, dan auditorium chair, untuk menjangkau kebutuhan pasar yang lebih luas.
Pengembangan produk tersebut diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi CINT di industri furnitur dan manufaktur nasional.




