Moneter.id
–
Platform solusi keuangan digital untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), CROWDO meluncurkan
produk pinjaman terkait ESG (Environment, Social, Governance) yang
pertama di Indonesia untuk UKM, produk inovatif ini akan tersedia pada awal
2021.
“Untuk awal, CROWDO diperkirakan akan menyalurkan
hingga 100 juta USD baik dalam bentuk pinjaman ESG maupun pinjaman konvensional
untuk membantu pertumbuhan UKM di Indonesia,” tulis keterangan resmi CROWDO,
Jumat (18/12/2020).
Tulisnya,
CROWDO berkomitmen untuk mendukung perusahaan yang berbasiskan ESG, dengan
harapan bahwa para peminjam CROWDO akan lebih terdorong untuk
mengimplementasikan praktek usaha berbasiskan ESG yang berkualitas tinggi dan
juga bisa membuka peluang untuk menurunkan biaya pendanaan untuk menumbuhkan
bisnis mereka melalui pinjaman tersebut.
“Perusahaan yang
menerapkan ESG adalah perusahaan-perusahaan yang dalam proses usahanya
memperhatikan faktor lingkungan, dampak sosial dan juga tata kelola yang baik,”
kata Chief
Operating Officer (COO) CROWDO,
Nur Vitriani.
Fitur
utama produk pinjaman baru CROWDO ini adalah kemampuannya untuk
mengidentifikasi penerapan parameter ESG dalam operasi bisnis UKM.
“CROWDO akan berfokus pada tiga sektor seperti, ritel,
transportasi dan jasa ketenagakerjaan yang masing-masing merupakan kontributor
besar bagi perekonomian Indonesia juga merupakan prioritas tinggi untuk
peningkatan ESG,” ucapnya.
CROWDO telah mengembangkan metrik utama seperti
pengurangan emisi CO2 dan peningkatan kondisi tenaga kerja untuk diidentifikasi
selama masa pinjaman. UKM akan dapat memilih dari beberapa metrik dan
memberikan data verifikasi terkait peningkatan dalam metrik ini.
Hal ini akan memberikan transparansi kepada pemberi
pinjaman mengenai bagaimana pembiayaan mereka mencapai tujuan terkait ESG. Hal
terpenting adalah bahwa dengan adanya produk pinjaman ini diharapkan dapat
mendorong UKM untuk meningkatkan penerapan metrik ESG yang dapat berdampak
langsung pada biaya pendanaan yang lebih rendah.
Kata Nur Vitriani, pinjaman
ESG yang baru ini menunjukkan ambisi CROWDO untuk menjadi lebih dari sekadar
perusahaan keuangan dan memberikan dampak positif yang besar di market
Indonesia.
Menurutnya, ESG saat ini bukanlah hal yang “nice –
to have” tetapi “must have” bagi para perusahaan dan pemberi
pinjaman. Integrasi ESG yang efektif dalam praktik bisnis tidak harus mahal dan
dengan peluncuran produk ini, CROWDO memfasilitasi UKM Indonesia untuk
menerapkan ESG menjadi lebih cost-efficient sekaligus
mengurangi biaya keseluruhan mereka dalam prosesnya, sehingga tercapai situasi
yang sama-sama menguntungkan.
Sebagai
mitra terpercaya bagi para UKM di Indonesia, CROWDO telah memiliki akses yang
baik kepada bisnis yang dapat memberikan kontribusi ESG yang signifikan.
“Contoh pada perusahaan pembuatan baju bayi,
perusahaan ini diketahui secara positif mempekerjakan dan memberdayakan
komunitas perempuan yang lebih dikenal sebagai Ibu-ibu PKK, selain itu juga
memiliki pola pengelolaan limbah yang baik. Perusahaan-perusahaan seperti
inilah yang akan diakui sebagai perusahaan yang menerapkan ESG dan dapat
mendapatkan insentif untuk dapat lebih berkembang melalui produk pinjaman
terbaru dari CROWDO,” paparnya.
Jelasnya,
CROWDO akan terus fokus pada penyediaan solusi keuangan digital yang sederhana
dan mudah bagi UKM, dan produk inovatif kepada Pemberi Pinjaman.
“Saat ini CROWDO telah mendapatkan beberapa mitra
pemberi pinjaman dan membuka kesempatan untuk partisipasi lembaga lain yang
ingin mendanai pinjaman berbasiskan ESG dan mendorong perubahan positif di Indonesia,”
tutup Nur.




