Moneter.co.id – PT Danareksa Investment Management (DIM) optimistis dana kelolaan (asset under management/AUM) bisa mencapai Rp 25 triliun hingga akhir tahun 2017. Ini didasarkan pencapaian perseroan hingga April 2017 yang sudah memiliki dana kelolaan sebesar Rp 20,9 triliun. Artinya, target tersebut melonjak 33,62% dari realisasi AUM pada posisi akhir tahun 2016 lalu sebesar Rp 18,71 triliun.
Direktur Utama Danareksa Investment Management, Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan, untuk produk reksadana open end, perseroan belum memiliki rencana meluncurkan produk baru dan lebih terfokuskan pada produk yang eksisting.
“Pihaknya optimistis, industri reksadana akan kian digemari investor sehingga pertumbuhannya pun mengekor. Otomatis, pertumbuhan industri reksadana juga bisa meningkatkan dana kelolaan manajer investasi,” ujarnya, Rabu (7/6).
Namun untuk produk alternatif investasi, DIM akan meluncurkan tiga sampai empat produk baru yang seluruhnya berbasis infrastruktur.
Sekedar informasi, DIM merupakan anak usaha PT Danareksa (Persero) yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang investment banking di Indonesia.
Saat ini, DIM menjalankan usaha pengelolaan investasi portofolio efek baik dalam bentuk reksadana, kontrak pengelolaan dana (KPD) maupun sekuritas.
Rep.Top




