Senin, Maret 2, 2026

Dekat Kampus, Target Adhi Karya Bangun Apartemen

Must Read

Moneter.co.id – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melalui anak perusahaannya PT Adhi Persada Properti, sedang membangun apartemen Taman Melati yang berdekatan dengan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta.

Selain itu, PT Adhi Persada Properti juga telah selesai mengembangkan 13 proyek. Pada tahun ini akan menambahkan tujuh proyek baru. Proyek baru tersebut akan dimulai triwulan ketiga tahun ini, di mana perizinan sedang dalam proses perhitungan finansial. 

“Dua lokasi Hotel Indonesia dengan Grendika, Mansion, Kemayoran dan Pejaten. Oktober-November besok akan launching,” kata Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto,  Minggu (14/5).

Groundbreaking proyek apartemen Taman Melati Yogyakarta sudah mulai dilakukan setahun silam. Proyek yang letaknya hanya dipisahkan jalan dengan UGM ini mendapat respons cukup bagus dari masyarakat DIY dan juga luar DIY. “Sebagian besar unit yang kami tawarkan sudah terjual,” ujarnya.

Dari 899 unit yang mereka bangun untuk masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, sudah 94% sudah terjual. Letak yang strategis dekat kampus terbesar di Yogyakarta dengan fasilitas dua lantai basement untuk lahan parkir menjadi nilai lebih dari apartemen ini. 

Di samping itu, dibangunnya pasar modern mulai bulan depan juga menjadi pelengkap apartemen ini.

Pihaknya sengaja memilih lokasi yang sangat dekat dengan kampus karena melihat tren yang terjadi saat ini. Sebagian besar mahasiswa atau orangtua mahasiswa justru memilih untuk investasi tempat tinggal dibanding memberi uang untuk biaya kontrak rumah ataupun kos-kosan untuk tempat tinggal selama kuliah di Yogyakarta.

Dari 94% unit yang terjual, 70% pembelinya justru berasal dari luar DIY dan sisanya merupakan pembeli asal DIY. 

Pulung memaklumi kondisi tersebut karena memang motif pembeli asal luar DIY motifnya tidak sekedar membeli lokasi tempat tinggal anak mereka yang kuliah di Yogyakarta tetapi juga berinvestasi. 

Ia menjelaskan, investasi yang menjanjikan di DIY adalah properti. “Mereka berinvestasi untuk masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Project Manager PT Adhi Persada Properti Didik Riyanto menambahkan, target penghuni dari Apartemen yang mereka bangun tersebut memang mahasiswa dan pemiliknya yang juga merupakan investor atau biasanya orangtuanya. 

Dinilai dari sisi ekonomi, jika harus membangun kos-kosan mungkin hanya mendapat enam kamar dengan sewa maksimal Rp1,5 juta. 

Namun, dengan uang yang sama yaitu sekitar Rp2 miliar untuk membeli apartemen ini bisa mendapat empat unit dan ketika disewakan kembali akan mendapat uang sewa Rp3,5 hingga Rp4 juta per bulan.

Atas dasar itu,  pendapatan bersih sekitar Rp36 juta per tahun. Keuntungan lain, pemilik tidak perlu membersihkan apartemen, dan tidak perlu bingung mencari tempat dekat kampus. 

Rep.Sam

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img