Moneter.id – Jakarta – Di tengah
adanya isu reshuffle jajaran menteri kabinet Indonesia Maju, Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/8/2024) diperkirakan
bergerak menguat terbatas
IHSG
dibuka menguat 4,74 poin atau 0,06% ke posisi 7.436,83. Sementara itu, kelompok
45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,28 poin atau 0,03% ke posisi 924,98. “Banyaknya
sentimen penggerak IHSG diperkirakan akan bergerak menguat terbatas,” sebut Tim
Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin (19/8/2024).
Sebelumnya,
Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet pada
hari ini, Senin (19/08), salah satu menteri yang dikabarkan akan diganti adalah
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.
Kepala
Negara dikabarkan akan melantik dua orang kepala badan, salah satunya adalah
kepala Badan Gizi Nasional. Badan Gizi Nasional baru dibentuk melalui Perpres
82/2024 yang diteken Jokowi pada 15 Agustus 2024.
Isu
reshuffle ini diperkirakan akan memanaskan hubungan antara Jokowi dan
Megawati, serta berimbas pula pada kasus-kasus hukum partai di Indonesia.
Selain
itu, Bank Indonesia (BI) akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Selasa
dan Rabu, salah satu yang paling ditunggu pasar adalah pernyataan BI mengenai
kebijakan ke depan.
Dari
mancanegara, bank sentral AS The Fed sudah mengisyaratkan pemangkasan pada
September dan BI diperkirakan akan mengikutinya, yang mana data pekan lalu
membantu meredakan kekhawatiran pasar, data penjualan ritel yang dirilis pada
Kamis (15/08) jauh lebih kuat dari yang diperkirakan, sementara klaim
pengangguran mingguan turun.
Kedua
faktor tersebut memberikan bukti bahwa kekhawatiran resesi, terlalu berlebihan,
yang mana bacaan inflasi yang dirilis awal pekan ini juga memperkuat harapan
bahwa skenario soft landing masih mungkin terjadi.
Dari
regional, Bank Rakyat China (PBoC) akan mengumumkan suku bunga acuan pinjaman
(LPR) satu tahun dan lima tahun pada Selasa (20/08).
Sebelumnya,
China menurunkan acuan suku bunga pinjaman setelah pemangkasan suku bunga
mengejutkan oleh PBoC. LPR satu tahun diturunkan sebesar 10 basis poin menjadi
3,35% dari 3,45% sebelumnya, sementara LPR lima tahun dikurangi dengan margin
yang sama menjadi 3,85% dari 3,95%.
Sementara
itu, bursa saham AS Wall Street mayoritas ditutup melemah, merespon penurunan
saham teknologi, ditengah investor bersiap untuk kinerja kuartal II -2024,
indeks S&P 500 kehilangan 0,5 persen yang berakhir pada 5.436,44, indeks
Nasdaq melemah 1,28% ditutup pada 17.147,42, indeks Dow Jones Industrial
Average menguat 203,40 poin, atau 0,5% pada 40.743,33. Saham Nvidia turun 7%,
sementara Microsoft turun sekitar 0,9%.
Bursa
saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 28,50 atau 0,07%
ke 38.034,19, indeks Hang Seng menguat 223,59 poin atau 1,28% ke 17.653,75,
indeks Shanghai menguat 20,59 poin atau 0,72% ke 2.900,02, dan indeks Strait
Times melemah 5,21 poin atau 0,16% ke 3.347,66.




