Senin, Maret 2, 2026

Dukung Korupsi Jika Beli Kostum Neymar?

Must Read

Moneter.co.id – Membeli kostum pemain yang kini berseragam Barcelona, Neymar sama saja dengan mendukung korupsi. Hal tersebut dikatakan oleh pemilik perusahaan Brasil, Dis, Delcir Honda. 

Hona menyarankan agar tidak membeli kostum Neymar. Ia mengaku kesal atas perbuatan pihak-pihak di samping Neymar yang dinilai merugikannya. 

DIS dan Neymar memang sedang terlibat masalah. Konflik ini dimulai dari DIS yang memiliki 40 persen dari saham Neymar. Dan pada 2013 lalu Neymar memutuskan untuk hengkang dari Santos menuju Barcelona. 

Pihak DIS mengaku tidak mendapat hak dana transfer kostum yang sesuai. Dilansir goal, Barca memboyong Neymar dengan biaya 57,1 juta euro (Rp520 miliar). Namun, melalui investigasi, DIS menyebut jika dana yang sesungguhnya mencapai 88,2 juta euro. 

Hal lebih buruk terjadi setelah diketahui Barca juga menyetor 40 juta euro untuk orangtua Neymar. Hal ini dimaksudkan agar mempermudah Barca mendapatkan sang pemain. 

Menurutnya, Neymar sudah berbohong dan terus melanjutkan kebohongannya. Neymar bukan contoh yang bagus bagi anak-anak kita. Kami terlibat di tengah-tengah korupsi dan itu bukan contoh yang baik. “Kami tidak bisa mentolerir korupsi,” ujar Honda. 

Rep.Top

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img