Moneter.id –
Jakarta – Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) menghadirkan layanan jual
beli valuta asing (valas) sebagai salah satu upaya mendukung perkembangan
sektor pariwisata di wilayahnya.
Kata Direktur Utama Bank Papua Yuliana D Yembise, salah satu
upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dengan menghadirkan layanan
jual beli valas di mana pihaknya memberikan kemudahan untuk melakukan penukaran
uang.
“Kami saat ini sedang menuju transformasi menjadi Bank
Devisa yang mana salah satu tahapan yakni Kegiatan Usaha dalam Valuta Asing (KUPVA)
juga dapat mendukung transaksi jual beli valuta asing,” katanya di Jayapura,
Senin (13/1/2025).
Menurut Yuliana, Bank Papua melakukan transformasi menjadi
Bank Devisa karena selain ada beberapa wilayah yang berbatasan langsung dengan
Papua Nugini (PNG), daerah itu juga menjadi salah satu kota tujuan wisatawan
mancanegara.
“Terbukti pada Minggu (12/1) kami melayani penukaran uang
asing ke rupiah dari wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar
Holland America Line Noordam,” ujarnya.
Dia menjelaskan dari hasil penukaran tersebut Bank Papua
berhasil melayani penukaran sebesar 3.500 dolar AS atau setara dengan Rp56
juta. Melihat tingginya minat penukaran tersebut maka pihaknya akan terus
berinovasi agar pada tahun 2025 ini terwujud menjadi Bank Devisa.
“Saat ini kami melakukan pelayanan ‘money changer’ yang pertama di Kantor Cabang Utama Jayapura,
selanjutnya akan disusul dengan Kantor Cabang Waisai dan Kantor Cabang Utama
Merauke di mana ketiga kantor cabang tersebut terletak di wilayah yang banyak
dikunjungi wisatawan mancanegara,” katanya.
Dia menambahkan layanan tersebut juga dapat menjadi pembuka
jalan bagi masyarakat di Tanah Papua untuk meningkatkan ekspor. “Apalagi dengan
adanya pembentukan provinsi baru maka kami yakin akan terjadi peningkatan
aktivitas ekonomi pada wilayah-wilayah pemekaran termasuk peningkatan kegiatan
ekspor dan impor,” tutup Yuliana.




